5 Penyebab Kenapa Laptop Sering Mati Sendiri Dan Lemot Saat Internetan

5 Penyebab Kenapa Laptop Sering Lemot Mati Sendiri  - Apa jadinya ketika saat anda tengah asyik internetan, atau sedang membuat sebuah objek desain grafis di perangkat komputer laptop anda dan harus diselesaikan dalam waktu cepat tapi semuanya berantakan karena laptop lemot lalu mati sendiri ? Pasti bikin kesal.

Hal-Hal Yang Menyebabkan Laptop Mati Sendiri, Lemot, Hang, Not Responding


penyebab laptop hang mati mendadak


Laptop lemot serta laptop mati sendiri sebenarnya bukan hal baru di dunia komputer. Bagi para gamer, desainer grafis, atau siapapun yang beraktivitas dengan laptop pasti pernah mengalami kejadian ini. Bahkan tidak sedikit yang laptopnya sering mati sendiri.Kejadian laptop yang yang tiba-tiba mati sendiri tidak hanya terjadi pada laptop windows 7, windows 8 dan windows 10 saja, tapi pada hampir seluruh komputer yang spesifikasinya rendah.

Komputer adalah alat mengolah data menurut prosedur yang sudah dirumuskan. Arti kata ini pada perkembangannya ditujukan langsung kepada mesin itu sendiri. Komputer modern telah berkembang fungsi dan tujuannya, tidak hanya berhubungan dengan matematika. Saat ini komputer telah banyak dikembangkan. Jenis komputer terkenal yang paling umum digunakan adalah mikrokomputer kelas home computer atau PC (Personal Computer). Contohnya yaitu desktop computer (komputer desktop) dan laptop (istilah laptop karena dulu pernah dibuat komputer yang diletakkan di atas paha). Kedua jenis ini dibedakan oleh bentuk dan modifikasi perangkatnya.

Cara Kerja Komputer Laptop

Saat komputer dinyalakan, secara otomatis seluruh perangkat dan komponen di dalam laptop bergerak. Pada umumnya komponen-komponen ini merupakan komponen elektro yang digabung dengan alat mekanik. Ketika membuka sebuah aplikasi atau software, misalnya aplikasi desain grafis, maka terlebih dahulu komponen dan perangkat bergerak berputar lalu sistem membaca file yang akan dibuka.

Waktu yang dibutuhkan untuk membuka file tergantung dari berapa besar kapasitas file tersebut,  berapa kecepatan prosesor yang tersedia untuk menjalankannya, serta berapa banyak memori yang dibutuhkan dan tersedia untuk membukanya. 

Semakin besar filenya, sementara memori yang tersedia sedikit, dan prosesor juga cuma standar (misalnya Intel Atom 1,6 Ghz) menyebabkan sistem membutuhkan waktu lebih lama untuk membukanya. Bila proses terus dipaksakan laptop bisa jadi lemot, dan hang. Bahkan bisa jadi penyebab laptop mati sendiri.

Kesalahan utama pengguna laptop adalah tidak memahami spesifikasi laptop, karena penyebab laptop lemot loading lambat bahkan sering mati sendiri dan restart sendiri umumnya berasal dari spesifikasi perangkat dan komponen komputer laptop yang tidak sesuai dan tidak kompatibel.
(Baca Juga : Cara Memilih Laptop Berkualitas Spesifikasi Bagus.)

Ciri-ciri Laptop/PC lemot yaitu :
  • laptop terasa lebih berat dari biasanya saat menjalankan software.
  • Laptop/PC cepat panas.
  • Laptop sering mati hang saat main game atau saat internetan.
  • Laptop/PC sering not responding saat sedang browsing menggunakan browser atau sedang mengoperasikan software.
  • Laptop sering mati sendiri dan restart sendiri.
Perlu diketahui, bahwa seluruh kinerja perangkat baik perangkat keras maupun perangkat lunak komputer bekerja saling mendukung. Ada kalanya laptop jadi lambat kinerjanya, laptop mudah panas, dan tanpa disadari tiba-tiba mati sendiri.

Cara paling ringkas untuk mengatasi loading lama biasanya adalah melakukan instal ulang laptop. Tapi apakah bisa dijamin setelah instal ulang masalah laptop yang sering mati sendiri tidak terjadi lagi ?

Untuk mengatasi supaya laptop tidak terus menerus mati mendadak, satu-satunya jalan adalah dengan mengidentifikasi akar penyebab masalahnya. Karena kalau dibiarkan, bisa-bisa laptop bakalan tidak bisa restart lagi selamanya alias rusak.

Teknoplug mengidentifikasi dan mengelompokkan permasalahan yang menjadi penyebab laptop sering mati sendiri lalu restart sendiri saat main game, saat internetan atau browsing yaitu disebabkan oleh hal-hal berikut ini.

#1 Laptop Sering Mati Sendiri Karena Spek Minimal Laptop Tidak Sesuai | Spesifikasi Laptop Rendah

penyebab laptop mati mendadak


Penyebab laptop sering shutdown sendiri lalu restart sendiri bisa jadi karena spesifikasi laptop yang rendah. Spesifikasi laptop harus benar-benar dipertimbangkan sebelum membeli laptop. Laptop yang bagus dan tinggi prformanya adalah yang punya spesifikasi yang tinggi.  Beberapa spesifikasi yang menjadi penyebab laptop mati sendiri antara lain OS, RAM, Memory penyimpanan, Processor, Kartu Grafis.

  • OS Tidak Kompatibel 

Laptop sering mati sendiri jika sistem operasinya tidak sesuai dengan dengan spesifikasi yang diharuskan. Kita ambil contoh yaitu OS Windows 10. Penyebab laptop lemot Windows 10 karena Windows 10 mengharuskan spek laptop minimal RAM 1 Gb, hard disk space minimal 16 Gb versi 32 bit, kartu grafis minimal support API DirectX 9. Bila mengoperasikan software yang tidak kompatibel dengan OS dan spesifikas laptop secara keseluruhan, laptop jadi cepat panas dan hang. Tiba-tiba saja laptop mati sendiri. Masih mendingan kalau laptopnya bisa direstart. Kalau tidak bisa direstart lagi berarti anda mesti ganti laptop baru dong. 

  • Hard Disk Sudah Full Atau Memori Penyimpanan Rusak

Hard Disk punya pengaruh tidak langsung yang menyebabkan laptop mati sendiri. Keberadaan hard disk sebagai media penyimpanan file. Bila hard disk sudah usang atau rusak, proses membaca data oleh sistem menjadi sangat lambat. Keadaan ini menyebabkan kinerja processor dan OS secara keseluruhan menjadi berlebihan dan menimbulkan overheating. Tempteratur yang berlebih menyebabkan laptop hang bahkan laptop mati sendiri. 

  • Spesifikasi Processor Rendah dan Masih Versi Lama

Processor yang digunakan terlalu standar atau dibawah itu sehingga tidak sesuai dengan syarat minimal software yang diinstal atau dijalankan. Umumnya processor laptop yang digunakan saat ini adalah processor intel dan processor AMD. Bagi pengguna komputer dengan processor intel, perlu diketahui mengetahui jenis dan urutan processor intel. Siapa tahu laptop masih menggunakan processor intel generasi lama. Memaksakan processor berjalan di perangkat yang spesifikasinya rendah menyebabkan temperatur meningkat. Suhu yang tinggi menjadi overheating sehingga laptop langsung mati sendiri. 

  • Memori VGA/Kartu Grafis Kecil

Penyebab lain kenapa laptop bisa mati sendiri adalah karena faktor penggunaan kartu grafis (VGA). Bila mengoperasikan software-softwar berat di laptop yang kartu grafisnya rendah/kecil justru membuat laptop cepat panas dan hang. TeknoPlug punya pengalaman sering mengalami laptop mati sendiri saat main game Counter Strike gara-gara VGA-nya cuma 1Gb. 

Memori VGA tidak support. Biasanya software game meminta syarat khusus memori VGA. Kalau memainkan game FM 2015, atau game strategi seperti Mobile Legends mengharuskan spek VGA 1 Gb sementara VGA laptop masih bawaan (standar), laptop akan sangat lambat berjalan dan hasilnya gambar visualisasi akan pecah-pecah atau patah-patah.

#2 Penyebab Laptop Lemot Lalu Mati Mendadak Karena Software


penyebab laptop lambat dan mati tiba-tiba


Selain faktor spesifikasi perangkat, penyebab laptop mati sendiri lalu restart sendiri bisa dikarenakan software. Software adalah salah satu perangkat yang bisa menjalankan perintah kerja, tergantung tujuan penggunaannya. Software-software terbaru saat ini punya kapasitas besar, misalnya saja software desain grafis (Untuk mengetahui lebih banyak tentang keterampilan menggunakan software desain grafis kamu bisa ikut Kursus Desain Grafis DUMET School).

Untuk mengetahui penyebab laptop cepat panas lalu mati tiba-tiba bisa dijelaskan berikut ini. 

  • Kapasitas Software Terlalu Besar 

Laptop bisa mati tiba-tiba karena mengoperasikan software yang kapasitasnya besar di perangkat yang spesifikasinya rendah. Ini disebabkan oleh beban kerja Processor, RAM, dan VGA turut meningkat. Peningkatkan clocking akan mendorong meningkatnya temperatur. Temperatur yang tinggi inilah yang menyebabkan software melambat kerjanya. Bila dipaksakan pengoperasiannya tanpa disadari laptop langsung mati mendadak.

  • Terlalu Banyak Menginstal Software 

Aplikasi yang diinstal akan menggunakan sejumlah memori. Bila terlalu banyak diinstal akan sangat berpengaruh terhadap kecepatan laptop. Menginstal banyak software di perangkat yang tidak didukung dengan kapasitas memori yang memadai menyebabkan laptop berjalan sangat lambat alias loading lama. Anda ingin terus memaksakan mengoperasikannya ? Siap-siap saja kalau tiba-tiba laptop mati sendiri.

  • Mengoperasikan Banyak Software Pada Saat Yang Bersamaan

Penyebab laptop mati sendiri bisa juga dikarenakan mengoperasikan software secara bersamaan. Apalagi bila software tersebut memiliki kapasitas file cukup besar. Software atau aplikasi yang dijalankan dibuka bersamaan akan menggunakan sejumlah memori dan processor. 

Misalnya sedang membuka aplikasi desain grafis, pada saat yang bersamaan juga membuka browser internet dan video streaming. Ini menyebabkan laptop jadi cepat panas, lalu mati mendadak. Kadang-kadang ada juga laptop yang hang dan sering not responding.

#3 Penyebab Laptop Mati Tiba-Tiba Saat Internetan Karena Browser 

Penyebab laptop mati sendiri bisa disebabkan oleh aktivitas online seperti penggunaan browser (internet browsing), membuka aplikasi online, video streaming, media sosial, meng-upload dan download file. Apalagi kalau membuka website transfer rate-nya gede dan si pembuat website tidak paham tentang membuat website yang apik. (Untuk membuat website yang baik bisa ikut kursus, baca artikel Kursus Website DUMET School)

Mengapa ? Berikut penjelasannya.

  • Membuka Website Dalam Jumlah Banyak Secara Bersamaan Menggunakan Multi Tab Browser

Peramban atau Browser Internet adalah suatu aplikasi untuk bisa memperoleh data dan informasi secara online mamanfaatkan internet. Sejumlah peramban memiliki fitur multi tab, artinya kamu bisa membuka situs apa saja secara bersamaan lewat fitur tab yang disediakan oleh browser.

Tapi buat kamu yang browsing di perangkat yang spesifikasinya rendah, inilah yang menjadi penyebab laptop mati sendiri. Karena balik-balik ke kinerja. Asal kamu tahu, membuka fitur multi tab secara bersamaan menyebabkan bandwidth internet tergerus. Logika yang perlu dipahami adalah bahwa setiap website punya kapasitas atau berat yang berbeda. Kemampuan sebuah browser untuk mengakses dan memproses terbukanya website tadi juga berbeda. Untuk laptop yang berspesifikasi rendah khususnya yang performa single tasking maupun multi tasking nya rendah siap-siap saja mengalami overheat. Ketika laptop mengalami peningkatan suhu karena processing yang dilakukan processor meningkat laptop bisa mati sewaktu-waktu tanpa peringatan. 

  • Penumpukan File Cache/Junk Files

Cache pada peramban web yang menumpuk akan menyebabkan laptop jadi cepat panas lalu mati sendiri. Cache menyimpan jejak aktivitas penelusuran di browser. Semakin banyak membuka situs baik dari hasil pencarian maupun direct link akan semakin banyak pula riwayat yang disimpan.

Pada browser terdapat pengaturan riwayat browsing atau history. Seperti telah disinggung di atas, cara kerja perangkat komputer adalah 'membaca'. Ini artinya sistem juga melakukan proses membaca data ketika diperintahkan untuk membuka file apa saja, termasuk browser. Bila mengaktifkan fitur histori penjelajahan pada peramban, maka setiap kali kita menutup browser maka riwayat tersebut tetap tersimpan dan menumpuk. Ketika terjadi penumpukan, proses 'membaca' yang dilakukan oleh sistem jadi lebih lama. Belum lagi kalau browsernya berat, loading juga ikut berat. Proses yang terlalu lama ini menyebabkan peningkatan suhu sehingga laptop cepat panas bahkan laptop mati tiba-tiba. 

  • Membuka Banyak Browser

Membuka browser dalam jumlah banyak dapat menyebabkan laptop hang lalu mati sendiri. Proses upload dan download biasanya menggunakan aplikasi web dalam peramban. Ada juga yang menggunakan software pihak ketiga, misalnya menggunakan Internet Download Manager. Saat proses berjalan dan mengarahkan penyimpanan file pada folder tertentu akan menggunakan ruang yang ada. Kinerja sistem khususnya processor saat membuka browser dalam jumlah banyak akan semakin meningkat sehingga menimbulkan panas. Ini akan menyebabkan overheating sehingga laptop bisa mati sendiri secara tiba-tiba.

#4 Penyebab Laptop Mati Sendiri Karena Infeksi Virus Komputer 

Virus, malware, file temporary adalah salah satu penyebab laptop menjadi lemot bahkan mati sendiri. Penyebab masuknya virus adalah sistem keamanan pada perangkat laptop tidak berfungsi (baik karena tidak difungsikan atau memang sistem keamanan yang rusak/tidak kompatibel).

  • Virus dan Malware Menjadi Penyebab Laptop Loading Lama

Virus bisa masuk ke dalam sistem laptop dengan cara apa saja. Melalui pertukaran file dari eksternal USB (flash disk) yang terinfeksi virus atau aktivitas online seperti browsing internet . 

Saat melakukan browsing menggunakan internet, file yang diunduh bisa saja menyimpan virus dan malware tanpa kita sadari. Ini terjadi karena tidak memasang antivirus dan filter pada sistem internet di laptop.

Bila virus menduplikasi semua file dan program dalam laptop berpotensi menyebabkan tidak berfungsinya sejumlah sistem. Perintah menjalankan program oleh sistem akan berjalan lama. Proses yang dijalankan dalam waktu lama ini menyebabkan processor bekerja berlebihan sehingga temperatur meningkat. Lagi-lagi masalah overheating adalah penyebab laptop hang, sering not responding bahkan mati sendiri.

Baca Juga :

#5 Tidak Melakukan Perawatan Yang Teratur Menjadi Penyebab Laptop Mudah Mati Sendiri

  • Tidak melakukan pembersihan teratur, misalnya membuang atau menghapus file junkies menyebabkan  laptop menjadi lambat karena file sampah menumpuk.
  • Tidak melakukan scanning menggunakan antivirus menyeluruh menyebabkan virus dan malware dengan leluasa menyerang dan menghinggapi file dan sistem laptop menyebabkan laptop tidak maksimal.
  • Setelah instal ulang tapi perawatan tetap tidak dilakukan justru membuat laptop tetap lambat.

Kesimpulan : Laptop Sering Mati Sendiri Karena Kelebihan Panas (Overheating)

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa penyebab laptop mati sendiri, mengalami lag saat main game baik itu main game online maupun game offline, mengalami not responding saat membuka aplikasi umumnya karena kelebihan panas atau overheating.

Peningkatan temperatur ini terjadi karena kinerja perangkat yang berlebihan dalam menjalankan sejumlah perintah pada aplikasi-aplikasi berkapasitas besar di perangkat laptop. Oleh karena itu, sebelum anda rugi dua kali akibat salah beli laptop, maka sangat direkomendasikan untuk memilih laptop yang bagus untuk digunakan sehari-hari.

Nah, itulah ulasan tentang Apa Penyebab Laptop Sering Mati Sendiri, Sering Hang dan Not Responding. Untuk cara mengatasi laptop lemot Windows 7, Windows 8, Windows 10 kamu bisa membaca di artikel berikut ini.

Baca Juga :

Labels: Komputer, Teknonews

Thanks for reading 5 Penyebab Kenapa Laptop Sering Mati Sendiri Dan Lemot Saat Internetan. Please share...!

7 Comment for "5 Penyebab Kenapa Laptop Sering Mati Sendiri Dan Lemot Saat Internetan"

Untungnya saya dari awal sudah beli laptop spek tinggi, karna sudah tau penyebab laptop lemot itu gak jauh-jauh dari hardware, software sama internetan.

Haha ada juga anak IT gak tau apa penyebab laptop lemot.

Mungkin bisa ditambahkan lg admin, antivirusnya kalo gak diupdate ya bisa bikin komputer jadi lambat juga

Anak IT kok pake banting leptop
Masa dia gak tau sih penyebab laptop lemot ?
Perlu bnyk belajar sama teknisi tuh biar makin pinter cari cara biar kompuiternya gak lelet lag

unt permasalahan hdd, apakah hasil pengecekan pakai software 'hdd utility' bisa akurat dalam menampilkan kesehatan hdd?

@excelive, setahu saya (dari teman-teman yang pernah saya minta tolong instal ulang dan root) pengecekan pakai software hdd utility atau software lain sejenisnya akurasinya relatif. Hanya menampilkan 'gejala' tapi bukan 'penyakit'.

virus dan antivirus juga bisa bikin laptop lemot gan. kalo gak sering-sering discan, laptop jadi lambat. kalo mau pasang antvirus, pasang antivirus yang ringan aja.

@Googelio
Bener tuh bos, ati-ati sama virus. Itu aja di aplikasi browser udah banyak tuh macam-macam adware, nambah lagi nawarin antivirus-antivirus segala. asli bikin laptop makin lemot.

Back To Top