20 Nama Jenis Virus Komputer Yang Sering Menyerang Dan Cara Mengatasinya

Istilah virus pasti sudah sering anda dengar. Dalam dunia komputer virus adalah sesuatu yang cukup ditakuti sekaligus dibenci karena mampu membuat semua file dan sistem rusak atau crash. Namun apa sebenarnya virus komputer itu ?

Yang Perlu Diketahui Tentang Virus Komputer


jenis jenis virus komputer terbaru
Ada sejumlah pengertian tentang apa itu virus komputer menurut para ahli, antara lain yaitu definsi virus komputer menurut abstrak Dr. Solomon's Virus Encyclopedia (1995) dalam Wikipedia :
Virus komputer layaknya virus biologis yang dapat menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup, maka virus komputer adalah program komputer yang bisa menduplikasi/menyalin dirinya sendiri ke dalam sistem dan jaringan komputer yang berisi sejumlah file. Virus komputer bisa merusak sejumlah atau seluruh dokumen di dalamnya sehingga komputer tidak bisa menjalankan perintah atau mengoperasikan aplikasi dans software bila terlambat mengatasinya.

Sejarah Virus Komputer : Elk Cloner aka Boot Sector, Virus Komputer Pertama

Nama virus komputer pertama adalah Elk Cloner. Elk Cloner juga adalah jenis virus komputer floppy disk pertama dalam sejarah. Elk Cloner sendiri merupakan salah satu virus mikro komputer yang menyebar luas keluar dari ruang lingkup/lab tempat pembuatannya. Elk Cloner dibuat pada tahun 1982 oleh Rich Skrenta, seorang murid Sekolah Menengah Atas yang berumur 15 tahun. Virus yang ia buat, saat itu ditujukan untuk sistem komputer Apple II. Elk Cloner menyebar dengan menginfeksi sistem operasi Apple II menggunakan teknik yang kini diketahui sebagai virus “boot sector”.

Setelah masa Elk Cloner menandai kemunculan banyak virus lainnya yang menyerang bukan hanya pada floppy disk, tapi juga perangkat komputer beserta aplikasi maupun sistem operasi komputer.

Karakteristik Jenis Virus Pada Komputer

Karakteristik jenis virus pada komputer bisa dikatakan sangat unik. Virus komputer tidak merusak hardware komputer secara langsung, karena umumnya virus komputer menyerang software atau aplikasi pada komputer. Hal ini karena terjadinya proses pengoperasian yang melebihi kemampuan normal aplikasi yang sehat (yang tidak mengalami infeksi virus komputer) dalam menjalankan perintah sehingga menyebabkan kerusakan pada hardware yang berhubungan dengan software yang sedang dijalankan.

Kemampuan-kemampuan virus komputer antara lain bisa mencuri informasi, bisa memeriksa dan merusak file, dapat melakukan manipulasi, mampu menyembunyikan diri, bisa menularkan diri, dan bisa bertahan hidup.

Pola Penyebaran Virus Pada Komputer 

Bagaimana penyebaran virus di komputer ? Virus komputer dapat ditularkan melalui transfer file dari media penyimpanan internal storage ke eksternal storage seperti floppy disk, flash disk maupun CD. Selain itu penularan virus komputer dapat terjadi melalui transfer file via internet misalnya dari konten yang dikirimkan orang lain ke email.

Virus komputer terbaru memang sengaja dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyusup dan menginfeksi melalui saluran internet. Sehingga bisa dipastikan seluruh media sosial maupun browser sangat rentan sebagai media penyebaran berbagai jenis virus komputer.

Siklus Hidup Virus Komputer

Berikut ini adalah siklus hidup virus komputer sehingga tetap mampu hidup dan mampu melakukan penginfeksian dalam sistem perangkat komputer.

Waktu aktif virus komputer, yaitu virus komputer mengaktifkan diri pada saat-saat tertentu.

Waktu penyebaran virus pada komputer, adalah saat dimana virus komputer .mereplikasi/menduplikasikan diri dalam suatu program ke media penyimpanan seperti hardisk, RAM atau flashdisk.

Waktu eksekusi virus komputer, yaitu saat dimana virus komputer yang sudah aktif melakukan kegiatan dan kemampuannya.

Waktu istirahat virus komputer, yaitu saat dimana virus menentukan waktu untuk memulai atau menghentikan pengaktifkan virus pada komputer.

Ciri-Ciri Komputer Terinfeksi Virus

Siklus hidup memungkinkan virus komputer bisa menjangkiti sebagian atau seluruh dokumen dalam file dalam sebuah komputer dan komputer lain melalui transfer file baik melalui floppy disk, flash disk maupun online menggunakan internet (via email atau pengiriman lainnya seperti SMS, WhatssUp). Virus yang menginfeksi juga bisa terlihat cirinya ketika layar laptop blue screen.

Virus sudah lama disinyalir sebagai salah satu penyebab laptop lemot. Ciri-cirinya selain monitor komputer tiba-tiba blue screen antara lain yaitu beberapa file tiba-tiba hidden atau hilang, memory harddisk, mendadak sangat penuh, sistem sering mengalami restart sendiri, komputer sering hang dan mudah panas bahkan mati tiba-tiba, file atau program menjadi corrupt atau crash, serta munculnya shortcut dan icon aplikasi di desktop padahal pengguna tidak menginstal software baru atau tidak membuat shortcut.

Lalu bagaimana agar bisa mengatasi laptop lambat yang terkena virus ? Tentu saja harus mengetahui terlebih dahulu jenis virus di komputernya. Ciri-ciri yang ditunjukkan oleh komputer yang terinfeksi virus dapat memberikan identifikasi awal jenis virus apa yang menginfeksi komputer dan apa tindakan yang harus dilakukan, misalnya dengan memasang aplikasi antivirus terbaik.

Tapi tahukah anda apa saja jenis virus terkenal yang pernah ada, serta jenis virus terbaru saat ini ?

Jenis dan Nama Virus Pada Komputer Dan Cara Mengatasinya

Sejak awal era virus komputer pertama yang menginfeksi floopy disk dan perangkat Mac virus berkembang menjadi berbagai jenis. Masing-masing jenis dan golongan virus diberikan nama. Setiap virus juga memiliki karakter yang dinamis dan tingkat penginfeksian yang berbeda-beda. Ada jenis virus yang "sekedar" merepotkan namun bisa diatasi dengan gampang. Ada pula nama virus komputer paling berbahaya yang menyebabkan fatal error pada sistem komputer dan berdampak luas secara global.

Berikut ini adalah jenis dan nama virus komputer yang perlu anda ketahui.

1. Trojan

Salah satu nama virus komputer yang sering menyerang komputer adalah Trojan. Trojan tergolong virus komputer berbahaya karena mampu menduplikasi diri dan mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi lalu mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).

Nama-nama jenis virus Trojan pada komputer antara lain yaitu :
  1. RAT (Remote Administration Tools atau tool administrasi jarak jauh). Jenis Trojan ini mengizinkan para penyerang untuk mengambil alih kontrol secara penuh terhadap sistem dan melakukan apapun yang mereka mau dari jarak jauh, seperti memformat hard disk, mencuri atau menghapus data dan lain-lain. Nama-nama Trojan tipe RAT adalah Back Orifice, Back Orifice 2000, dan SubSeven.
  2. DDoS Trojan atau Zombie Trojan. Jenis Trojan ini digunakan untuk menjadikan sistem yang terinfeksi agar dapat melakukan serangan penolakan layanan secara terdistribusi terhadap host target. 
  3. Pencuri password. Jenis Trojan ini dapat mencari password yang disimpan di dalam sistem operasi (/etc/passwd atau /etc/shadow dalam keluarga sistem operasi UNIX atau berkas Security Account Manager (SAM) dalam keluarga sistem operasi Windows NT) dan akan mengirimkannya kepada si penyerang yang asli. Selain itu, jenis Trojan ini juga dapat menipu pengguna dengan membuat tampilan seolah-olah dirinya adalah layar login (/sbin/login dalam sistem operasi UNIX atau Winlogon.exe dalam sistem operasi Windows NT) serta menunggu pengguna untuk memasukkan passwordnya dan mengirimkannya kepada penyerang. Nama virus tipe Trojan yang satu ini misalnya Passfilt Trojan yang bertindak seolah-olah dirinya adalah berkas Passfilt.dll yang aslinya digunakan untuk menambah keamanan password dalam sistem operasi Windows NT, tetapi disalahgunakan menjadi sebuah program pencuri password.
  4. Keystroke logger/keylogger (Pencatat penekanan tombol ), merupakan jenis Trojan yang memantau semua yang diketikkan oleh pengguna dan akan mengirimkannya kepada penyerang. Jenis ini berbeda dengan spyware, meski dua hal tersebut melakukan hal yang serupa (memata-matai pengguna).
  5. Trojan virus, yaitu jenis Trojan yang mengimbuhkan dirinya sendiri ke sebuah program untuk memodifikasi cara kerja program yang diimbuhinya. Jenis Trojan ini disebut sebagai .
  6. Cookies Stuffing, ini adalah script yang termasuk dalam metode blackhat, gunanya untuk membajak tracking code penjualan suatu produk, sehingga komisi penjualan diterima oleh pemasang cookies stuffing, bukan oleh orang yang terlebih dahulu mereferensikan penjualan produk tersebut di internet.

2. Worm

Worm adalah jenis virus komputer yang umum ditemui dalam dunia komputer. Dimasa lalu virus berjenis worm sering menyerang perangkat Windows. Virus komputer yang tergolong worm cara kerjanya adalah dengan menduplikatkan dirinya sendiri pada harddisk. Ini membuat sumber daya komputer (Harddisk) menjadi penuh akan cacing (worm) itu.

Beberapa contoh nama virus jenis worm antara lain yaitu:
  1. MyDoom
  2. ADMw0rm. Jenis worm ADMworm yang dapat melakukan ekspolitasi terhadap layanan jaringan Berkeley Internet Name Domain (BIND), dengan melakukan buffer-overflow.
  3. Code Red: Worm yang dapat melakukan eksploitasi terhadap layanan Internet Information Services (IIS) versi 4 dan versi 5, dengan melakukan serangan buffer-overflow.
  4. LoveLetter: Worm yang menyebar dengan cara mengirimkan dirinya melalui e-mail kepada semua akun yang terdaftar dalam Address Book Microsoft Outlook Express/daftar kontak dalam Microsoft Outlook dengan cara menggunakan kode Visual Basic Script (VBScript).
  5. Nimda
  6. SQL-Slammer

Sebuah worm dapat menggandakan dirinya dengan memanfaatkan jaringan (LAN/WAN/Internet) tanpa perlu campur tangan dari user itu sendiri. Beberapa worm juga menghabiskan bandwidth yang tersedia. Worm merupakan evolusi dari virus komputer.

Hanya ada satu cara untuk mengatasi virus worm yaitu dengan menutup celah keamanan yang terbuka tersebut, dengan cara meng-update patch atau Service Pack dari operating sistem yang digunakan dengan patch atau Service Pack yang paling terbaru.

3. Backdoor

Jenis virus komputer yang tergolong Backdoor hampir sama dengan golongan Trojan. Namun, Backdoor bisanya menyerupai file yang baik-baik saja. Misalnya game.

4. Spyware

Spyware merupakan turunan dari perangkat lunak beriklan, yang memantau kebiasaan pengguna dalam melakukan penjelajahan Internet untuk mendatangkan "segudang iklan" kepada pengguna. Tetapi, karena perangkat lunak beriklan kurang begitu berbahaya (tidak melakukan pencurian data), spyware melakukannya dan mengirimkan hasil yang dikumpulkan kepada pembuatnya (perangkat lunak beriklan umumnya hanya mengirimkan data kepada perusahaan marketing).

Cara mengatasi spyware antara lain dengan mengaktifkan firewall, serta memasang ad blocker di browser. Biasanya aplikasi browser terbaik sudah memiliki pemblokir iklan sendiri.

5. Rootkit

Rootkit adalah kumpulan perangkat lunak yang bertujuan untuk menyembunyikan proses, berkas dan data sistem yang sedang berjalan dari sebuah sistem operasi tempat dia bernaung. Kit-akar awalnya berupa aplikasi yang tidak berbahaya, tetapi belakangan ini telah banyak digunakan oleh perangkat perusak yang ditujukan untuk membantu penyusup menjaga tindakan mereka yang ke dalam sistem agar tidak terlacak. Kit-akar hadir di beragam sistem operasi seperti, Linux, Solaris dan Microsoft Windows. Kit-akar ini sering mengubah bagian dari sistem operasi dan juga memasang dirinya sendiri sebagai penggerak atau modul inti. Biasanya, antivirus ini sulit dideteksi oleh antivirus.

6. Virus Smartphone

Virus smartphone merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler. Seperti diketahui kecanggihan ponsel hampir mendekati teknologi komputer. Ponsel juga telah menggunakan sistem operasi terbuka sehingga aplikasi buatan pihak ketiga bisa melengkapi kecanggihan dari fungsi standar pabrikan. Sistem operasi terbuka inilah yang akhirnya menjadi celah bagi masuknya program jahat seperti virus, worm, dan juga Trojan horse. Biasanya virus disamarkan dalam bentuk yang menarik seperti game ataupun gambar. Supaya lebih menarik lagi, permainan ataupun gambar tersebut diselipkan kata-kata yang vulgar.

Umumnya virus yang terdapat dalam smartphone salah satunya adalah karena menginstal aplikasi Android yang sudah terserang malware. Cukup banyak aplikasi Android yang berbahaya bila diinstal karena setelah diteliti ternyata mengandung malware didalamnya.

7. Rogue

Golongan Rogue merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut. Juga rogue dapat membuka celah keamanan dalam komputer guna mendatangkan virus lain.

#8 Polymorphic Virus

Virus yang gemar beubah-ubah agar tidak dapat terdeteksi. Contohnya adalah virus Tequilla. Cara kerja Virus polimorfik mengenkripsi atau menyandikan diri dengan cara yang berbeda (menggunakan algoritma yang berbeda dan kunci enkripsi) setiap kali mereka menginfeksi sistem. Contoh virus Polymorphic selain Tequilla antara lain yaitu Elkern, Marburg, Setan Bug, dan Tuareg.

Cara memproteksi komputer dari tipe-tipe virus Polymorphic ini yaitu dengan menginstal anti virus terbaru yang sudah canggih.

9. Metamorphic Virus

Metamorphic Virus adalah model virus komputer yang mampu mengubah pengkodeannya sendiri agar lebih sulit dideteksi.

10. FAT Virus 

File allocation table (FAT) adalah bagian dari disk yang digunakan untuk menyimpan semua informasi mengenai lokasi file, ruang yang tersedia, ruang tidak dapat digunakan, dll. Jenis virus FAT menyerang bagian FAT dan dapat merusak informasi penting. Hal ini bisa sangat berbahaya karena mencegah akses ke bagian tertentu dari disk dimana file penting disimpan. Kerusakan yang disebabkan dapat mengakibatkan hilangnya informasi dari file individual atau bahkan seluruh direktori. Contoh virus FAT yaitu link Virus.

Agar lebih terproteksi (sebelum serangan virus menyebar ke semua file di komputer), car semua file yang benar-benar diperlukan pada hard drive, dan hapus yang yang tidak diperlukan. Mereka mungkin file yang dibuat oleh virus.

12. Companion Virus

Companion Virus adalah model virus komputer yang dapat membuat ekstensi yang berbeda-beda walaupun memakai nama file yang sama. Contohnya file.exe akan dibuat file yang sama dengan nama file.com, dan pada saat user akan mengakses program file, maka yang akan muncul pertama adalah file.com kemudian virus akan dengan mudah menginfeksi program-program lainnya. Nama virus komputer jenis Companion yaitu Stator, Asimov.1539 dan Terrax.1069.

Agar proteksi komputer terhadap tipe virus Companion ini lebih solid sebaiknya dengan melakukan instal antivirus, serta download firewall.

13. Macro Virus

Macro virus pada dasarnya hanya mampu menginfeksi file-file makro seperti .docm, .xls, .pps, dan sejenisnya. Virus jenis ini sering sekali datang dari email yang kamu terima. Cara mengatasinya adalah dengan tidak membuka email yang masuk jika menurut kamu email tersebut agak mencurigakan.

14. Direct Action Virus

Jenis virus komputer model ini mampu menginfeksi jenis file Bat Autoxec yang terletak pada direktori hard disk. Virus jenis ini biasanya aktif saat sistem operasi pertama kali melakukan booting. Selain itu, virus ini juga mampu menginfeksi perangkat eksternal seperti hard disk dan flashdisk, yang mana mampu membuat virus ini menyebar dari komputer satu ke komputer yang lain. Nama virus komputer yang cukup dikenal dari jenis virus Direct Action yaitu Vienna Virus.

Cara mengatasi virus komputer yang satu ini cukup sederhana yaitu dengan melakukan scanning secara teratur menggunakan antivirus.

15. Multipartite Virus

Virus komputer Multipartite adalah jenis virus komputer yang pada awalnya bersembunyi di memory komputer untuk kemudian menginfeksi harddisk. Virus ini sangat cepat menyebar pada sistem dan aplikasi-aplikasi yang terpasang. Untuk mengatasinya, maka sebaiknya selalu rutin membersihkan boot dan memastikan mengembalikan data dengan keadaan bersih tanpa virus komputer. Contoh nama virus komputer jenis Multipartite antara lain Invader dan Flip.

Cara mengatasi virus Multipartite ini yaitu dengan membersihkan sektor boot dan juga disk untuk menyingkirkan virus, kemudian kembalikan semua data di dalamnya.Tapi sebelumnya pastikan bahwa data  bersih.

16. Memory Resident Virus

Jenis virus komputer Memory Resident biasanya akan menginfeksi semua program file yang dioperasikan pada saat Operating System mulai dijalankan. Virus ini sebelumnya bersembunyi didalam RAM sehingga akan langsung menginfeksi apabila program dijalankan. Karena pada dasarnya semua program membutuhkan RAM untuk pengoperasiannya. Virus komputer ini biasanya akan mengubah nama dan menyalin program. Untuk mengatasi virus komputer ini adalah dengan cara menginstall aplikasi anti virus yang cocok untuk virus komputer tersebut.

17. Web Scripting Virus

Jenis virus komputer yang ditemui dalam web ini cukup rumit. Banyak halaman web mengunakan kode yang kompleks dalam rangka menciptakan konten yang menarik dan interaktif. Kode ini sering dimanfaatkan untuk  tindakan yang tidak diinginkan. Persembunyian virus jenis Web Scripting yaitu web browser atau halaman web yang terinfeksi. Contohnya yaitu JS.Fortnight adalah virus berbahaya yang menyebar melalui e-mail. Contohnya yaitu JS.Fortnight adalah virus berbahaya yang menyebar melalui e-mail.

Cara menangani virus Web Scripting yaitu melalui Instal aplikasi microsoft tool yang merupakan fitur standar pada Windows 2000, Windows 7 dan Vista. Scan komputer dengan aplikasi ini.

18. Virus Directory

Direktori virus (juga disebut Cluster Virus / File System Virus) menginfeksi direktori komputer  dengan mengubah jalan yang menunjukkan lokasi file. Ketika menjalankan program file dengan ekstensi EXE. Atau COM. Yang telah terinfeksi oleh virus, Anda tidak sadar menjalankan program virus, sedangkan file asli dan program sebelumnya dipindahkan oleh virus. Setelah terinfeksi, menjadi mustahil untuk menemukan file asli.

Virus ini biasanya bersembunyi dalam satu lokasi disk, tetapi menginfeksi seluruh program dalam direktori. Contoh virus jenis Directory Virus yaitu: virus Dir-2.

Sebagai proteksi terhadap Directory Virus, instal ulang semua file yang terinfeksi setelah memformat disk.

19. Virus Overwrite

Jenis virus komputer Overwrite lumayan licik, karena mampu menghapus file atau data yang sudah terinfeksi tanpa mengurangi kapasitas hard disk komputer. Jadi, pada dasarnya file yang terinfeksi tersebut akan hilang, tetapi kapasitas hard disk akan tetap normal, seolah-olah file tersebut masih ada di dalam direktori.

Cara mengatasi virus jenis ini adalah dengan menghapus file yang terinfeksi sehingga tidak menyebar ke file yang lainnya. Contoh jenis virus komputer golongan Overwrite Virus yaitu Way, Trj.Reboot, dan Trivial.88.D

Jenis Virus Komputer Terbaru

Sejak awal era virus komputer pertama yang menginfeksi floopy disk dan perangkat Mac virus berkembang menjadi berbagai jenis. Masing-masing jenis dan golongan virus diberikan nama. Setiap virus juga memiliki karakter yang dinamis dan tingkat penginfeksian yang berbeda-beda. Ada jenis virus yang menyebabkan fatal error pada sistem komputer, dan ada pula yang "sekedar" merepotkan namun bisa diatasi dengan gampang.

Berikut ini adalah tipe jenis virus komputer terbaru yang perlu anda ketahui.

#1 Malware

Malware atau Malicious Software adalah sebuah virus komputer yang berupa program untuk bertujuan untuk mencari kelemahan dari sebuah software. Malware akan bertindak merusak software dan program tersebut yang berada pada sebuah operating system.

#2 Spyware

Spyware adalah software yang biasanya menggunakan bantuan spybot atau tracking-software untuk melihat data-data yang ada di dalam komputer dan mengirimkan data tersebut ke tempat tertentu. Spyware memang bertindak seperti mata-mata. Dalam menjalankan aksinya, program spyware ini harus terlebih dahulu terinstall di dalam program komputer. Ada yang dengan sengaja menginstall spyware dengan tujuan untuk memantau penggunaan komputer, dan untuk keperluan-keperluan lainnya.

#3 Ransomware

Ransomware adalah sebuah sistem atau software yang bertujuan untuk mengambil sejumlah dana dari user. Caranya adalah dengan masuk ke sebuah sistem kemudian mengunci dan mengambil alih data-data serta informasi (mengenkripsi) tersebut sehingga user tidak dapat mengakses lagi data-data dan informasi tersebut kecuali mau mengirimkan sejumlah dana kepada pengirim virus atau hacker sebagai harga tukar dari data-data tersebut. Ransomware menyerang ke institusi-institusi penting seperti rumah sakit, sekolah, bank, universitas, pertokoan, dan lain sebagainya.

#4 Adware

Adware adalah sebuah munculnya iklan-iklan yang tampil pada saat membuka jendela browser pada saat mengakses situs-situs tertentu. Adware biasanya muncul dalam bentuk seperti pop-up di dekstop, maupun muncul dalam tab baru dan berbeda di browser tersebut. Adware ini mampu menginstall dirinya sendiri tanpa diketahui oleh user maupun perangkat komputer tersebut.

Kesimpulan : Lakukan 8 Hal Ini Untuk Mengantisipasi Keberadaan Berbagai Jenis Virus di Komputer

Berikut ini adalah sejumlah hal yang perlu untuk dilakukan untuk mengantisipasi sekaligus mengatasi berbagai jenis virus yang berbahaya pada komputer :

  1. Gunakan OS yang cukup tahan akan keberadaan virus komputer, trojan, malware, spyware, adware
  2. Pastikan firewall sudah terpasang/aktif serta internet security juga dalam mode on. Untuk mengetahui apakah firewall sudah aktif atau tidak, kamu bisa lihat pada array icon di sebelah kanan bawah komputer/laptop kamu. Kalau belum terpasang, kamu bisa menuju pengaturannya melalui Windows Start Up > Control Panel > Windows Firewall.
  3. Lakukan update berkala terhadap fitur-fitur sistem operasi, Windows Firewall, dan software penting yang wajib ada di laptop.
  4. Instal anti virus terbaik dan ringan dan jangan paksakan menginstal software antivirus yang berat bila spesifikasi perangkatmu pas-pas. Kalau memang ingin menggunakan antivirus yang kapasitasnya besar kamu perlu memilih laptop yang bagus.
  5. Hindari menggunakan banyak antivirus karena justru tidak efisien dalam pengoperasian perangkat. Kamu bisa memilih antara menonaktifkan antivirus bawaan Windows dan memasang software antivirus tambahan dan sebaliknya cukup dengan mengaktifkan antivirus bawaan Windows saja.
  6. Lakukan scanning menyeluruh secara terjadwal. Memasang antivirus bisa menangkal virus komputer yang akan masuk, sekaligus merupakan cara membasi virus komputer yang bandel.
  7. Instal dan gunakanlah software-software legal. Meskipun banyak yang gratis tapi tidak semuanya aman dari virus.
  8. Back Up data dari komputermu untuk mengantisipasi segala bentuk kehilangan atau kerusakan data yang disebabkan oleh virus.

Nah itulah Jenis-jenis virus komputer dan nama virus pada komputer mulai dari virus komputer pertama hingga virus komputer terbaru serta tips untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat.

2 komentar

  1. virus komputer sekarang nih makin kebal aja kayaknya. dibasmi masih muncul aja, makin kuat lagi. harus pasang antivirus yang oke biar bisa ngebasmi virus-virus paling berbahaya

    BalasHapus
  2. gimana mau bisa dibasmi, lha wong virus komputernya aja sengaja diprogram buat hacking.

    BalasHapus

Posting Komentar