5 Chipset ARM Terbaru untuk HP Android Indonesia
Chipset ARM terbaru seperti ARM Cortex-X925, Cortex-A725, Cortex-A520, Cortex-A720, dan Cortex-X4 menjadi fondasi utama generasi baru HP Android flagship dan kelas menengah terutama pada tahun 2026. Chipset ARM terbaru inilah yang menentukan seberapa kencang HP kamu saat menjalankan game, seberapa awet baterai dalam pemakaian seharian, dan seberapa siap perangkatmu menghadapi aplikasi AI dan sistem operasi generasi berikutnya.
Di Indonesia, kami sering menjumpai pengguna yang bingung saat memilih HP Android karena hanya melihat nama chipset seperti Snapdragon atau Dimensity tanpa memahami jenis core ARM di dalamnya. Banyak yang bertanya kenapa HP dengan chipset ARM terbaru bisa terasa biasa saja performanya, atau kenapa HP flagship lama dengan chipset generasi sebelumnya kadang masih terasa kencang dan hemat baterai. Kebingungan semakin besar ketika harus memilih antara HP flagship terbaru dengan harga tinggi dan HP flagship tahun lalu yang harganya sudah turun.
Permasalahan lain muncul ketika pengguna mulai mencari chipset ARM terbaru untuk HP gaming atau chipset ARM terbaru 3 nm di mesin pencari. Informasi yang tersedia sering terpecah-pecah, terlalu teknis, atau kurang relevan dengan kebutuhan pengguna Indonesia yang ingin tahu perbedaan nyata, keunggulan, dan cara memilih perangkat berdasarkan jenis chipset ARM yang dipakai. Di sinilah panduan seperti ini, yang bisa kamu hubungkan dengan artikel lain, misalnya perbedaan Snapdragon dan MediaTek untuk HP Android atau cara cek jenis chipset HP Android, menjadi sangat penting untuk membangun pemahaman utuh.
ARM sendiri merilis berbagai chipset ARM terbaru berbasis ARMv9.2 ini bukan sekadar untuk menaikkan angka benchmark. Ada urgensi nyata untuk meningkatkan efisiensi daya, keamanan, dan kemampuan AI on-device di era HP flagship, HP gaming, tablet, hingga laptop tipis berbasis ARM. Cortex-X4 dan Cortex-A720 menjadi langkah awal generasi 2023, lalu disusul Cortex-X925, Cortex-A725, dan refresh Cortex-A520 di 2024 untuk mendorong performa dan efisiensi ke level berikutnya.
Di artikel ini kami akan membahas secara lengkap 5 chipset ARM terbaru tersebut, peran masing-masing core, contoh perangkat yang menggunakannya, kelebihan dan kekurangannya, serta perbandingan performa dan efisiensi daya di smartphone dan gadget lain. Kami juga akan memberikan panduan praktis memilih HP dan perangkat lain berbasis chipset ARM terbaru untuk pengguna Indonesia, misalnya bila kamu sedang memilih HP gaming murah untuk Indonesia.
Baca juga: Apa Itu Chipset ARM, dan Kenapa Sering Ada di Spesifikasi?
![]() |
| Ilustrasi macam jenis chipset ARM terbaru |
Kenapa 5 Chipset ARM Terbaru Ini Penting Dibandingkan
Lima chipset ARM terbaru yang kita bahas di sini bukan SoC lengkap seperti Snapdragon 8 atau Dimensity seri flagship, tetapi inti CPU (CPU core) yang menjadi otak di dalam berbagai SoC modern.
Memahami perbedaan di level core ARM memberi kamu gambaran yang jauh lebih akurat tentang:
- Seberapa besar lompatan performa HP flagship berbasis Cortex-X925 dibandingkan dengan HP flagship generasi Cortex-X4?
- Seberapa besar kontribusi core performa-efisien seperti Cortex-A725 dan Cortex-A720 terhadap daya tahan baterai, suhu perangkat, dan kenyamanan penggunaan jangka panjang.
- Seberapa penting core hemat daya seperti Cortex-A520 dalam membuat HP Android bertahan seharian untuk chat, media sosial, dan tugas ringan.
- Seberapa future-proof sebuah HP yang menggunakan kombinasi chipset ARM terbaru ini untuk penggunaan selama 3–4 tahun ke depan.
Secara garis besar, peran setiap core di jajaran chipset ARM terbaru adalah:
- ARM Cortex-X925 dan ARM Cortex-X4: big core flagship untuk performa puncak, terutama single-thread dan beban berat.
- ARM Cortex-A725 dan ARM Cortex-A720: core performa efisien yang menjadi tulang punggung utama untuk gaming panjang, multitasking, dan aplikasi harian.
- ARM Cortex-A520 (termasuk refresh 2024): core efisien kecil yang menangani tugas ringan dan background untuk menghemat daya.
Bagi pengguna Indonesia, perbandingan lima chipset ARM terbaru ini akan membantu menjawab pertanyaan praktis, misalnya:
- Apakah lebih baik membeli HP flagship lama dengan Cortex-X4 dan A720 yang harganya turun, atau menunggu HP flagship baru dengan Cortex-X925 dan A725?
- Jika fokus utama adalah baterai awet dan suhu adem, mana kombinasi chipset ARM terbaru yang sebaiknya diincar?
- Seberapa penting memilih HP yang sudah memakai core ARMv9.2 64-bit only untuk masa depan update aplikasi dan sistem operasi?
Perbandingan 5 chipset ARM terbaru ini akan membuat kamu bisa memutuskan pembelian HP dan gadget lain yang lebih rasional dan sesuai kebutuhan, sekaligus juga sebagai panduan semisal cara memilih laptop ARM untuk kerja dan kuliah.
Sekilas Gambaran Tren Desain Chipset ARM Terbaru
Sebelum membahas detail tiap core, ada beberapa tren umum di dunia chipset ARM terbaru untuk smartphone dan perangkat mobile:
- Transisi penuh ke ARMv9.2 dan 64-bit only di Cortex-X4, Cortex-A720, Cortex-A520, Cortex-X925, dan Cortex-A725, yang berarti fokus pada keamanan, performa modern, dan dukungan software masa depan.
- Fokus besar pada efisiensi daya, dengan klaim peningkatan performa dan efisiensi signifikan dibandingkan dengan generasi sebelumnya pada node fabrikasi yang sama.
- Penguatan kemampuan AI dan machine learning on-device, terutama di big core seperti Cortex-X4 dan Cortex-X925 yang memiliki unit vektor dan matrix multiply lebih kuat.
- Integrasi fitur keamanan ARMv9 seperti Memory Tagging Extension dan Pointer Authentication untuk melindungi aplikasi dan sistem dari serangan berbasis memori.
Bagi pengguna, chipset ARM terbaru ini berarti HP flagship dan menengah ke atas tidak hanya lebih cepat, tetapi juga lebih hemat daya, lebih aman, dan lebih siap menjalankan aplikasi AI dan game berat beberapa tahun mendatang.
Jika kamu tertarik mengeksplor sisi keamanan dan AI lebih jauh, kamu bisa membaca ulasan tentang apa itu ARMv9 dan keunggulannya di HP Android terbaru.
ARM Cortex-X4: Big Core Flagship Generasi 2023
ARM Cortex-X4 adalah salah satu chipset ARM terbaru yang menjadi big core flagship pada generasi 2023. Core ini diumumkan sebagai bagian dari paket Total Compute Solutions 2023 (TCS23), bersama Cortex-A720 dan Cortex-A520.
- Tahun pengenalan: 2023
- Arsitektur: ARMv9.2, 64-bit only
- Peran: big core performa puncak di HP flagship dan perangkat mobile premium
Cortex-X4 digunakan di SoC flagship 2023–2024, misalnya pada platform yang menjadi basis banyak HP Android flagship dengan fabrikasi 4 nm dan 3 nm. Berkat peningkatan desain dibandingkan dengan Cortex-X3, ARM mengklaim Cortex-X4 dapat memberikan peningkatan performa signifikan pada daya yang sama, atau efisiensi yang lebih baik pada performa setara.
Keunggulan Cortex-X4:
- Performa single-thread sangat tinggi, membuat antarmuka HP, aplikasi berat, dan game AAA mobile terasa sangat responsif.
- Dirancang untuk bekerja bersama Cortex-A720 dan Cortex-A520, membentuk kombinasi chipset ARM terbaru yang seimbang antara performa dan efisiensi.
- Mendukung fitur keamanan dan AI terbaru dari ekosistem ARMv9, sehingga cocok untuk HP flagship yang akan mendapat update sistem dan fitur AI beberapa tahun ke depan.
Kelemahan Cortex-X4:
- Sebagai big core, konsumsi daya pada beban maksimum tetap tinggi. Jika HP tidak punya sistem pendinginan yang baik, performa bisa turun karena throttling.
- Bagi pengguna yang lebih peduli terhadap baterai awet daripada skor benchmark, keberadaan X4 harus diimbangi dengan cluster A720 dan A520 yang efisien serta manajemen daya yang baik.
Bagi pengguna Indonesia yang mencari chipset ARM terbaru untuk HP flagship 2023–2024 dengan harga sekarang lebih terjangkau, HP berbasis Cortex-X4 dan A720 adalah pilihan yang sangat menarik. Kamu bisa mengombinasikan informasi ini dengan artikel seperti rekomendasi HP flagship bekas harga turun untuk mendapatkan gambaran value terbaik.
ARM Cortex-A720: Premium Efficiency Core 2023
Cortex-A720 adalah core performa efisien premium yang menjadi pasangan utama Cortex-X4 di banyak chipset ARM terbaru generasi 2023.
- Tahun pengenalan: 2023
- Arsitektur: ARMv9.2, 64-bit only
- Peran: core utama untuk workload harian, gaming berkepanjangan, dan multitasking
ARM merancang Cortex-A720 untuk menggantikan Cortex-A715 dengan fokus utama pada efisiensi daya. Dalam praktiknya, ini berarti HP dengan banyak core A720 mampu mempertahankan kecepatan tinggi lebih lama dengan suhu yang lebih terkontrol.
Keunggulan Cortex-A720:
- Rasio performa per watt sangat bagus, menjadikannya tulang punggung klaster CPU di HP flagship dan upper mid-range.
- Sangat cocok untuk game panjang, streaming, dan multitasking karena mampu menjaga performa stabil dalam batas daya dan panas yang aman.
- Bekerja sangat baik berdampingan dengan Cortex-X4 dan Cortex-A520, membentuk kombinasi chipset ARM terbaru yang seimbang untuk HP premium.
Kelemahan Cortex-A720:
- Performa puncak masih di bawah big core seperti Cortex-X4 dan khususnya Cortex-X925.
- Untuk pengguna yang mengejar angka tertinggi di benchmark single-core, A720 bukan fokus utama, tetapi ia adalah pahlawan sebenarnya dalam penggunaan harian.
Untuk pengguna Indonesia, jika kamu mencari chipset ARM terbaru untuk HP gaming atau HP kerja yang ingin bertahan 2–3 tahun, HP dengan cluster A720 dan A520 sudah sangat layak, terutama ketika harga flagship generasi pertama mulai turun. Kombinasikan bacaan ini dengan panduan memilih HP menengah atas untuk harian agar keputusan belimu makin matang.
ARM Cortex-A520 dan Refresh 2024: Efficiency Core Kecil
Cortex-A520 adalah core efisien kecil dari keluarga chipset ARM terbaru yang diumumkan pada 2023 dan kemudian dioptimalkan lagi untuk proses 3 nm pada 2024.
- Tahun pengenalan: 2023
- Refresh desain: 2024, dioptimalkan untuk node 3 nm
- Arsitektur: ARMv9.2, 64-bit only
- Peran: menangani tugas ringan, background, dan menjaga konsumsi daya tetap rendah
Dalam desain klaster CPU modern, A520 dipakai dalam jumlah cukup banyak untuk memastikan aktivitas ringan HP tidak perlu membangunkan core besar.
Keunggulan Cortex-A520:
- Efisiensi daya yang sangat tinggi membantu HP Android bertahan lebih lama untuk penggunaan ringan seperti chat, browsing, musik, dan notifikasi.
- Dalam refresh 2024, varian A520 yang dioptimalkan untuk fabrikasi 3 nm membuat kombinasi X925 + A725 + A520 menjadi salah satu chipset ARM terbaru dengan efisiensi daya terbaik.
- Membantu menurunkan konsumsi daya standby dan idle sangat penting bagi pengguna yang sering memakai HP sepanjang hari dengan pola pemakaian ringan-sedang.
Kelemahan Cortex-A520:
- Performanya memang tidak didesain untuk beban berat; ia harus didampingi core menengah dan besar.
- Jika scheduler di sistem operasi atau tuning vendor kurang baik, bisa terjadi sensasi lag ringan ketika beban masih dijalankan di A520 sebelum dipindahkan ke A720/A725 atau X-series.
Meski jarang disebut di brosur, chipset ARM terbaru dengan Cortex-A520 yang dioptimalkan adalah kunci utama di balik HP dengan baterai awet dan pengalaman harian yang halus. Untuk pembahasan yang lebih fokus pada baterai, kamu bisa mengaitkannya dengan artikel seperti tips menghemat baterai HP Android tanpa mengorbankan performa.
ARM Cortex-X925: Big Core Flagship 2024
ARM Cortex-X925 adalah salah satu chipset ARM terbaru paling penting pada tahun 2024, karena dirancang sebagai big core flagship generasi baru untuk HP flagship dan mungkin laptop ARM tipis.
- Tahun pengenalan: 2024
- Arsitektur: ARMv9.2, 64-bit only
- Peran: big core performa maksimal untuk beban berat, AI, dan gaming
ARM mengklaim Cortex-X925 menawarkan peningkatan IPC signifikan dibandingkan dengan Cortex-X4 pada kondisi proses dan clock yang sama. Ketika dikombinasikan dengan node 3 nm, clock lebih tinggi, dan konfigurasi cache yang lebih agresif, beberapa analisis memperkirakan peningkatan skor single-core bisa mendekati 30 persen dibandingkan dengan big core generasi sebelumnya.
Keunggulan Cortex-X925:
- Performa single-core yang sangat tinggi, mendekati kelas desktop pada beberapa beban kerja tertentu.
- Peningkatan besar pada unit vektor dan matrix multiply membuatnya sangat cocok untuk tugas AI on-device, komputasi ilmiah, dan aplikasi multimedia berat.
- Digunakan sebagai ujung tombak di SoC flagship 3 nm generasi terbaru, sehingga chipset ARM terbaru dengan X925 menjadi incaran utama bagi pengguna HP flagship 2024–2025.
Kelemahan Cortex-X925:
- Konsumsi daya pada beban puncak tetap tinggi; desain HP dan sistem pendinginan akan sangat menentukan apakah performanya bisa dipertahankan atau cepat turun karena panas.
- Bagi pengguna yang jarang memakai aplikasi berat, kelebihan X925 mungkin terasa berlebihan dan tidak selalu sebanding dengan harga HP flagship tertinggi.
Untuk pengguna Indonesia yang memang mencari HP flagship terbaik untuk gaming kelas atas, editing mobile, atau eksplorasi fitur AI on-device, memilih chipset ARM terbaru dengan Cortex-X925 adalah langkah paling future-proof saat ini. Di segmen ini, akan sangat membantu jika kamu juga membaca artikel seperti daftar HP flagship terbaru dengan dukungan AI on-device.
ARM Cortex-A725: Performance Core Efisiensi 2024
Cortex-A725 adalah performa core efisien yang diperkenalkan bersama X925 dan refresh A520 sebagai bagian dari paket chipset ARM terbaru generasi 2024.
- Tahun pengenalan: 2024
- Arsitektur: ARMv9.2
- Peran: tulang punggung performa harian, gaming, dan multitasking di HP flagship dan premium
Berbeda dengan X925 yang fokus absolut pada performa puncak, Cortex-A725 berfokus utama pada peningkatan efisiensi performa. Analisis teknis menunjukkan A725 bisa memberikan peningkatan performa per watt yang signifikan dibandingkan dengan A720, sehingga untuk performa yang sama, konsumsi dayanya bisa jauh lebih rendah.
Keunggulan Cortex-A725:
- Rasio performa per watt yang sangat baik membuat HP flagship dengan banyak core A725 sanggup bermain game lama dan multitasking berat tanpa cepat panas.
- Bekerja sempurna dalam kombinasi chipset ARM terbaru X925 + A725 + A520 di node 3 nm, memberikan perpaduan antara performa dan baterai awet.
- Cocok untuk pengguna yang butuh performa tinggi sepanjang hari, bukan hanya sesekali beban singkat.
Kelemahan Cortex-A725:
- Puncak performa single-core masih di bawah X925, jadi untuk beberapa tugas yang sangat berat, sistem tetap akan mengandalkan big core.
- Peningkatan dibandingkan dengan A720 lebih banyak terasa pada efisiensi dan sustained performance, bukan lompatan besar angka benchmark di headline.
Untuk pengguna Indonesia yang ingin chipset ARM terbaru dengan keseimbangan terbaik antara performa gaming, kerja, baterai, dan suhu, HP yang mengandalkan beberapa core A725 plus X925 dan A520 akan menjadi titik manis di kelas flagship. Untuk membandingkan dengan generasi sebelumnya, kamu bisa merujuk ke artikel seperti perbandingan performa HP flagship 2023 vs 2024.
Perbandingan Performa dan Efisiensi Chipset ARM Terbaru di Smartphone dan Gadget Lain
Jika kita susun lima chipset ARM terbaru ini berdasarkan performa:
- Big core: Cortex-X925 berada di puncak sebagai chipset ARM terbaru paling kencang, diikuti Cortex-X4 sebagai big core generasi sebelumnya.
- Performance core: Cortex-A725 dan Cortex-A720 berada di tengah, dengan A725 lebih baru dan lebih efisien, sementara A720 sudah sangat kompetitif untuk HP flagship 2023–2024.
- Efficiency core: Cortex-A520 menjadi core paling hemat daya, menangani beban ringan.
Performa chipset ARM terbaru di smartphone:
- Kombinasi Cortex-X4 + Cortex-A720 + Cortex-A520 adalah chipset ARM terbaru generasi 2023 yang umum dipakai di HP flagship 2023–2024. Kombinasi ini sudah menawarkan performa tinggi dan baterai cukup awet untuk kebanyakan pengguna.
- Kombinasi Cortex-X925 + Cortex-A725 + Cortex-A520 mewakili chipset ARM terbaru generasi 2024 dengan node 3 nm. Di sini kamu mendapatkan performa lebih tinggi (terutama di single-core dan AI) sekaligus efisiensi daya keseluruhan yang setara atau lebih baik, berkat A725 dan A520 yang sangat efisien.
- Untuk HP kelas menengah atas, produsen bisa memilih memaksimalkan A720 atau A725 dan A520 tanpa menaruh terlalu banyak big core, sehingga menghasilkan HP dengan performa harian sangat baik dan baterai yang sangat awet, dengan harga lebih rasional.
Performa chipset ARM terbaru di gadget lain seperti tablet dan laptop ARM:
- Big core seperti Cortex-X4 dan Cortex-X925 sangat relevan untuk laptop tipis dan tablet high-end yang mengejar performa tinggi.
- Performance core seperti A720 dan A725 ideal untuk Chromebook ARM, tablet produktivitas, dan perangkat edge yang membutuhkan perpaduan performa dan efisiensi.
Dengan kata lain, chipset ARM terbaru tidak hanya relevan di HP premium, tetapi juga di berbagai kategori perangkat lain yang akan semakin banyak hadir di Indonesia. Jika kamu tertarik mengikuti perkembangan ini, anchor lain seperti rencana pengembangan chip nasional berbasis ARM di Indonesia bisa jadi bacaan lanjutan yang menarik.
Panduan Praktis Memilih HP dan Perangkat Berbasis Chipset ARM Terbaru
Sebagai panduan praktis, berikut cara yang kami sarankan untuk menggunakan informasi tentang chipset ARM terbaru ini saat membeli HP atau perangkat lain di Indonesia.
Pertama, tentukan kelas perangkat:
- HP flagship dan HP gaming kelas atas: fokuskan pilihan pada chipset ARM terbaru dengan kombinasi Cortex-X925 atau minimal Cortex-X4 plus A7xx dan A520. Ini penting jika kamu ingin HP tahan 3–4 tahun untuk gaming berat, editing, dan fitur AI baru.
- HP menengah atas untuk penggunaan harian dan produktivitas: cari chipset ARM terbaru yang memakai Cortex-A720 atau Cortex-A725 dan A520, meski big core-nya sedikit. HP seperti ini biasanya lebih hemat baterai, lebih adem, dan harganya lebih bersahabat.
Kedua, sesuaikan dengan pola penggunaan:
- Jika kamu lebih sering main game berat, editing foto/video, atau pakai HP sebagai alat kerja utama, chipset ARM terbaru dengan big core kuat seperti X925 atau X4 akan sangat terasa manfaatnya.
- Jika pemakaian dominan untuk chat, media sosial, browsing, dan streaming, cluster A720/A725 dan A520 lebih berpengaruh terhadap kenyamanan harian dan baterai.
Ketiga, lihat horizon waktu pemakaian:
- Jika kamu ingin HP bertahan nyaman hingga 3–4 tahun, usahakan memilih HP yang sudah memakai kombinasi chipset ARM terbaru berbasis ARMv9.2 (X4/A720/A520 atau X925/A725/A520).
- Jika HP hanya direncanakan untuk 1–2 tahun, bisa mempertimbangkan HP flagship generasi sebelumnya dengan harga lebih miring, selama masih memakai core modern seperti Cortex-X4 dan Cortex-A720.
Dengan strategi ini, keyword chipset ARM terbaru bukan hanya menjadi istilah teknis, tetapi benar-benar menjadi alat bantu praktis untuk memilih HP atau perangkat lain yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu. Untuk pengalaman yang lebih lengkap, kamu bisa menjadikan artikel ini pusat hub dan menautkannya ke konten lain seperti rekomendasi HP 3 jutaan untuk gaming atau daftar HP baterai besar di bawah 3 juta.
FAQ Seputar Chipset ARM Terbaru
1. Apa itu chipset ARM terbaru di HP Android flagship saat ini?
Chipset ARM terbaru di HP Android flagship saat ini biasanya menggabungkan big core seperti Cortex-X925 atau Cortex-X4 dengan performance core Cortex-A725 atau Cortex-A720 dan efficiency core Cortex-A520. Kombinasi chipset ARM terbaru ini memberikan perpaduan performa tinggi, efisiensi daya, dan dukungan fitur AI serta keamanan ARMv9.2 yang membuat HP siap dipakai 3–4 tahun ke depan.
2. Chipset ARM terbaru mana yang paling cocok untuk HP gaming?
Untuk HP gaming, chipset ARM terbaru yang mengandalkan big core seperti Cortex-X925 atau Cortex-X4 sangat ideal karena mampu memberikan performa single-core tinggi untuk game berat. Namun, jangan lupakan peran Cortex-A720 atau Cortex-A725 dan Cortex-A520, karena performance core dan efficiency core inilah yang menjaga performa stabil dan baterai awet selama sesi gaming panjang di HP Android. Panduan ini bisa kamu kombinasikan dengan artikel rekomendasi HP gaming murah untuk mencari model yang sesuai dengan budget.
3. Apakah HP dengan Cortex-X4 dan Cortex-A720 masih layak dibandingkan dengan HP dengan Cortex-X925 dan Cortex-A725?
HP dengan kombinasi Cortex-X4, Cortex-A720, dan Cortex-A520 tetap sangat layak, terutama jika kamu mencari chipset ARM terbaru dengan harga lebih terjangkau. Versi yang menggunakan Cortex-X925 dan Cortex-A725 memang menawarkan peningkatan performa dan efisiensi tambahan, tetapi jika selisih harga HP flagship terbaru dan generasi sebelumnya cukup besar, HP berbasis X4 dan A720 bisa menjadi pilihan bernilai tinggi, khususnya di pasar Indonesia.
4. Bagaimana cara mengetahui apakah HP yang kami incar memakai chipset ARM terbaru?
Biasanya brosur hanya mencantumkan nama SoC seperti Snapdragon atau Dimensity, bukan langsung Cortex-X925 atau Cortex-A720. Untuk memastikan apakah sebuah HP memakai chipset ARM terbaru, kamu bisa mencari spesifikasi lengkap SoC tersebut di situs resmi vendor atau situs teknologi yang memuat detail arsitektur CPU. Dari sana, kamu bisa melihat kombinasi core ARM yang dipakai: apakah sudah mengadopsi Cortex-X4, Cortex-A720, Cortex-A520, Cortex-X925, atau Cortex-A725. Untuk langkah teknisnya, kamu bisa merujuk ke artikel seperti cara cek spesifikasi chipset HP Android secara lengkap.
5. Untuk pengguna Indonesia, kapan sebaiknya fokus pada chipset ARM terbaru dan kapan cukup generasi sebelumnya?
Jika kamu membeli HP utama yang diharapkan bertahan 3–4 tahun, kami menyarankan untuk fokus pada HP Android dengan chipset ARM terbaru berbasis ARMv9.2 seperti kombinasi Cortex-X4/A720/A520 atau X925/A725/A520. Namun, jika budget terbatas atau kamu hanya membutuhkan HP cadangan, HP generasi sebelumnya yang belum memakai semua core chipset ARM terbaru tetapi masih cukup kencang dan hemat daya tetap bisa menjadi pilihan, selama kamu paham batasan performa dan update ke depannya.
