Bosen Ngelag ? ZenFone Max Pro M1 Smartphone Sempurna Untuk Gaming Tanpa Batas

ASUS ZenFone Max Pro M1 Smartphone Sempurna Untuk Gaming Tanpa Batas - Smartphone menjadi salah satu perangkat yang kehadirannya memberikan warna, entitas, dan perubahan dalam hidup kekinian. Salah satu perubahan yang memberikan ciri tersendiri bagi sebagian besar milenial adalah meluasnya kegunaan smartphone sebagai perangkat gaming. Maka cukup wajar bila smartphone gaming menjadi salah satu perangkat yang paling banyak dicari beberapa tahun belakangan ini. Tujuannya ? Jelas agar memainkan game-game jadi lebih nyaman dan lancar serta minim kendala. Apalagi, agar bisa memenangkan kompetisi e-Sport yang sedang menjamur belakangan ini mau tidak mau harus didukung oleh sebuah perangkat yang juga kompetitif.



"Dhuarr..."
Seketika quote yang saya ketik di laptop terhenti saat suara ledakan diikuti rentetan senapan jenis SMG yang cukup akrab ditelinga mengejutkan saya. Secara reflek saya ambil ponsel di samping laptop dan dengan lincah saya gerakkan jempol kiri untuk mengarahkan tubuh karakter di layar ponsel yang saya genggam agar tidak terluka lebih banyak sekaligus menekan jempol kanan untuk melakukan tembakan balasan.

Ah, meleset. Tapi si penembak terlihat mengeluarkan asap hijau. Saya amati, tubuh si penembak sudah down dan lenyap seiring lenyapnya asap berwarna hijau tadi.

"Lukanya banyak gak Bang ?" tanya seseorang lewat fitur online chat di game PUGBMobile yang pada bulan-bulan sejak awal dirilis sudah didownload oleh sekian juta pengguna smartphone baik via Play Store maupun Apps Store di seluruh dunia.

"Dikit sih" jawab saya. "Untung beli senjata keren nih," kata Felix, teman setim saya yang sering jadi penyelamat di game multiplayer yang biasa dimainkan secara online ini. "Untung ponsel saya keren nih" balas saya becanda. "Yee...bangga amat. Jangan lupa beliin kuota saya ntar Bang" ejek siswa SMK yang umurnya 20 tahun di bawah saya itu sambil memelas.

Saya hanya tersenyum kecil sambil menggerakkan jempol lagi di smartphone sembari mengarahkan tubuh karakter berlari menuju benda berbentuk ransel tempat dimana asap hijau tadi muncul, lalu mengambil isinya yang terdiri atas beberapa magazine peluru, granat, topi dan pistol. Tim saya menang dengan skor tipis-tipis saja, tapi setidaknya bisa mengimbangi tim lain yang sudah cukup mapan di game serupa.

smartphone terbaik untuk game PUBG Mobile
Main Game PUBG Mobile dengan user TeknoPlug (sumber : PUBG Mobile)

Sayangnya, itu kisah menjelang akhir tahun 2017 lalu. Karena setelah awal tahun ini berjalan dua minggu ponsel saya mulai sering cepat panas. Apalagi kalau sudah main PUBG lebih dari dua jam. Saya mulai khawatir kalau suatu waktu nanti ponsel saya bakalan nge-lag, hang, bahkan mati total. Teringat beberapa teman sekantor terpaksa harus beli hp baru karena mati total.

Memang sih hp yang saya punyai ini RAM-nya lumayan, 3GB dan menurut saya sudah cukup besar untuk menjalankan sejumlah aplikasi, termasuk game berat seperti PUBG mobile. Baterainya dulunya tahan untuk beberapa jam, tapi belakangan ini saya kadang online sambil mengecas. Mungkin karena processornya yang tidak mendukung daya ? Entahlah, yang pasti CPU-nya octa-core dengan clockspeed 1,4GHz yang juga menurut saya sudah oke. Atau mungkin karena SoC-nya ?

Kekhawatiran saya semakin besar karena selain cepat panas baterainya juga semakin sering cepat terkuras. Hal ini mulai sering terjadi sejak beberapa bulan lalu sebelum puasa ketika saya gaming sambil ber-Youtube. Yang pasti ketika hp saya mulai panas sejumlah aplikasi mulai terasa berat dan grafisnya pun cenderung patah-patah. Sejak bulan Mei lalu saya sudah off main PUBG dengan pertimbangan bila saya memaksakan terus memainkan game-game berat smartphone saya bakalan tidak bisa berfungsi lagi. Apalagi waktu belinya dulu bela-belain berhemat supaya bisa bayar cicilan bulanannya.

Mengingat smartphone bukan cuma digunakan untuk main game saja tapi juga menyelesaikan pekerjaan lainnya seperti mengirim data online, mengumpulkan dokumentasi termasuk merekam video, ber-WhatssApp hingga bersosmed maka saya harus benar-benar menjaga ponsel seperti menjaga bayi. Tapi yang ada dibenak saya, saya tidak mau begini terus. Apalagi jari saya terlalu "gatal" untuk didiamkan.

Akhirnya meskipun tidak bisa gaming PUBG Mobile sementara waktu, saya tetap memainkan game lain yang cukup ringan demi memuaskan hasrat beradu taktik atau sekedar iseng barang sebentar saja buat mengusir kejenuhan saat berkutat di depan laptop mengerjakan data dan dokumen di kantor tempat saya bekerja. Jadilah Clash Of Kingsebuah game android bergenre strategi yang sudah cukup lama saya mainkan (sejak 2015 lalu) jauh sebelum PUBG versi mobile hadir jadi sasaran utama saya kalau ada waktu senggang. Bahkan ketika selesai survey lapangan untuk kebutuhan input data permukiman kumuh saya mampir ke warung buat beli es teh dan nge-game disitu.

main game di hp terbaik buat game
Game Clash Of King akun user TeknoPluggers (sumber : COK)

Yang saya mau katakan, ada banyak ide yang sering saya terapkan di lapangan setiap kali selesai memainkan Clash Of King atau PUBG Mobile (dulu). Kalau teman-teman sekantor sering kena sorotan karena produktivitasnya menurun akibat sering menghabiskan waktu dengan rasa asyik di smartphone-nya, saya malah sebaliknya. 

Sembari menjalani hari-hari saya, keinginan untuk adu taktik lewat game-game HD terbaru kerap kali menyeruak. Tanpa saya sadari niat memiliki sebuah hp canggih buat gaming terpupuk begitu saja. Bahkan sering kali sambil buka email tanpa sengaja saya searching informasi seputar gadget yang performanya mumpuni, stabil, body solid, serta tidak memberikan kekhawatiran saat berlama-lama di lapangan, dan yang pasti tidak gampang nge-lag dan tetap adem.

Ngomong-ngomong soal game, mainan lawas di layar monitor seperti FIFA Manager, Stronghold Crusader, sekuel Age of Empire, Empire of Earth, Counter Strike, pasti sudah cukup akrab ditelinga para penggemar permainan. 

Kalau dulu hanya bisa dimainkan lewat Play Station atau PC, permainan bertema serupa sudah dapat dimainkan oleh siapa saja lewat ponsel. Ada ratusan bahkan ribuan game yang bisa didownload secara gratis maupun berbayar via Play Store atau Apps Store. 

Yang bikin makin seru, game-game bergenre serupa sudah bisa  dimainkan secara online dan multiplayer oleh seluruh pengguna di seluruh dunia. Kita bisa bermain secara tim maupun perorangan. Asyiknya lagi, main PUBG Mobile, Point Blank, atau game strategi Clash Of King bisa dimainkan bersama siapapun. Tentunya dengan memanfaatkan fasilitas internet yang ada. Sampai-sampai di media sosial bertebaran fanpage dan group-group gamer dengan tema berbeda sesuai judul game yang dimainkan.

Game-game kekinian memang keren-keren. Selain scene-nya yang membuat penasaran, reward-nya yang cukup menarik (ada yang berhadiah voucher, koin, bahkan pulsa gratis hingga uang), faktor grafis yang tinggi dan penuh warna juga turut menjadi alasan mengapa pengguna smartphone mau memasang aplikasi game serta betah berlama-lama bercengkerama dengan ponselnya.

Tapi dibalik semua keseruan itu, ada sebuah pertanyaan yang sampai saat ini masih menjadi bahan diskusi dan juga perdebatan di kalangan pengguna ponsel. Apakah semua aplikasi permainan itu bisa dijalankan dengan mudah dan lancar serta tetap menghasilkan kualitas performa yang sama di semua perangkat ponsel ?

Jawabannya adalah tidak ! Faktanya, cukup banyak pengguna ponsel yang mengalami permasalahan yang serupa dengan saya, yaitu memaksakan memainkan game-game mobile di smartphone yang spesifikasinya pas-pasan dan memang tidak ditujukan untuk sebagai ponsel gaming.

Smartphone Terbaik Untuk Gaming Itu Seperti Apa Sih ? 




Smartphone tidak lagi sebatas berkirim pesan singkat, atau berkirim foto via WhatssApp. Smartphone juga bukan lagi cuma untuk ber-Facebook ria, atau eksis di Instagram. Mengikuti trend milenium, smartphone hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan sebuah perangkat yang bisa dijadikan alat hiburan, dan juga gaming.

Derasnya kemunculan aplikasi-aplikasi berbasis mobile yang seolah tidak terbatas menyebabkan produsen smartphone harus siap siaga dengan inovasi maupun perubahan-perubahan spesifikasi. Bicara mengenai aplikasi smartphone, jelas membutuhkan spesifikasi perangkat yang sesuai. Keselarasan antara kapasitas file berikut fitur-fitur pada aplikasi dengan spesifikasi smartphone merupakan prioritas saya terhadap sebuah perangkat keren yang bisa multifungsi.

Jadi Juara e-Sport Dengan Smartphone Gaming Yang Kompetitif

Bagi sebagian kaum milenial menjuarai kompetisi game atau ikut serta dalam dunia e-sport adalah salah satu bentuk pencarian jati diri. Ya, e-Sport menjadi trend yang belakangan ini menjadi lirikan para pencari jati diri maupun pencari pundi-pundi uang. What ? Cari uang ? Ya, benar. Lewat game sekarang orang bisa menghasilkan jutaan, bahkan puluhan juta.

Kompetisi e-sport yang di Indonesia sendiri sebenarnya sudah cukup lama berlangsung namun mulai diakui sejak berlangsungnya Asian Games 2018 ini menjanjikan banyak peluang profit. Selain perangkat PC dan konsol game, smartphone juga sudah menyentuh ranah olahraga elektronik. Ada banyak turnamen e-sport yang bisa diikuti para penyuka permainan dan bisa meraih prestasi didalamnya. Misalnya Indonesia Esport Premier League (IESPL).

Tapi, agar bisa bermain dengan para kompetitor lainnya di dalam turnamen e-sport dibutuhkan ide, taktik, daya tahan dan kelincahan, serta pastinya perangkat gaming yang juga kompetitif. Maka jadilah smartphone , alat komunikasi yang paling mudah dan paling banyak digunakan karena sifatnya yang fleksibel serta gampang digunakan kapanpun dimanapun, menjadi salah satu alat "perang" yang harus diperhitungkan.

Berkaca dari pengalaman memainkan game PC, dan empat tahun terakhir sudah nge-game lewat smartphone, ada beberapa hal yang menurut saya harus diperhatikan agar sebuah hp benar-benar layak disebut sebagai perangkat terbaik gaming yang bukan cuma bisa gaming tapi juga berguna untuk berbagai aspek kebutuhan dan kehidupan sehari-hari.

Bagi pengguna ponsel yang bermasalah saat main game, beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain pada chipset processor, RAM, penyimpanan, dan baterai.


Baca Juga : Deretan HP Terbaik Saat Ini

Chipset Serta Processor CPU dan GPU Untuk Ponsel Gaming

hp gaming dengan cpu gpu terbaik
HP Gaming Harus Didukung Oleh CPU dan GPU Terbaik (ilustrated by : TeknoPlug)

Chipset atau SoC (System on Chip) adalah otak pemrosesan segala perintah kerja di smartphone. Seperti halnya pada perangkat komputasi rumah (PC atau laptop), di HP juga tersemat benda mungil bernama CPU dan GPU dalam chipset yang membuat sebuah perangkat seluler menjadi benda pintar multiguna, baik sebagai alat komunikasi maupun sebagai perangkat multimedia dan gaming yang digunakan secara mobile.

Kolaborasi CPU dan GPU dalam chipset menurut saya punya pengaruh signifikan terhadap performa, baik performa gaming maupun kualitas grafis. Bicara tentang processor pasti bicara core dan jumlah core. Ada processor dengan single-core, dual-core, quad-core, hexa-core, bahkan deka-core.

test benchmark hp asus
Skor benchmark saat memainkan game COK dan PUBG di smartphone admin (sumber : TeknoPlug)

Tidak selamanya chipset ber-CPU core banyak seperti hexa-core, octa-core atau deka-core benar-benar memberikan performa apik saat menjalankan game kelas menengah ke atas. Yang pasti, menurut saya processor terbaik untuk ponsel gaming bisa dilihat dari bagaimana produsen melakukan kustomisasi dan mengkolaborasikan prosesornya dengan spesifikasi lainnya, antara lain dengan RAM.

Baca Juga :

Smartphone RAM 2GB, 3GB, 4GB, 6GB, Mana Yang Terbaik Buat Gaming ?

Tidak bisa dipungkiri, salah satu spesifikasi yang menjadi perhatian serius bagi para produsen perangkat, baik itu laptop maupun smartphone adalah RAM. Meskipun RAM bukanlah segalanya, nyatanya untuk mendukung performa smartphone agar lebih baik secara keseluruhan RAM turut mewarnai eksistensi ponsel-ponsel pintar.

Sebagian orang mungkin belum tahu apa sebenarnya fungsi RAM pada smartphone. Ada juga sebagian lainnya yang masih bertanya-tanya apakah RAM memang punya pengaruh, sampai-sampai produsen rela jor-joran memproduksi ponsel dengan beragam ukuran RAM.

Pernah dengar istilah multitasking ? Multitasking adalah kemampuan sebuah perangkat menjalankan beberapa aplikasi atau software dalam waktu bersamaan, baik itu aplikasi aktif (foreground atau aplikasi yang sedang digunakan alias terbuka) maupun aplikasi yang sedang berjalan tapi tidak digunakan (aplikasi background).

Mudahnya begini, semisal saya sedang main game Arena Of Valor (AOV) lalu tiba-tiba ada notifikasi WhatssApp yang cukup penting dari kantor dan harus segera direspon. Saya kemudian segera membuka WA lalu membalas pesan dan untuk sementara harus meninggalkan game saya. Game tidak serta merta tertutup, tapi berjalan di belakang atau background. Ketika saya selesai ber-WhatssApp, kemudian saya membuka kembali game baik melalui home atau dengan menekan kembali icon game yang tadi saya tinggalkan dan melanjutkan permainan. Kok bisa ? Itu karena RAM bertugas menyimpan memory sementara dari aplikasi yang digunakan.

Semakin sering mengalami pembaharuan, kapasitas file sebuah aplikasi juga membesar. Apa jadinya bila menjalankan PUBG terupdate pra-instal hampir 1,5 GB di ponsel yang RAM-nya 2 GB, sementara sistem operasi seperti Android juga membutuhkan memori agar bisa beroperasi. Itu belum lagi bila aplikasi-aplikasi seperti Facebook, Youtube, browser, aplikasi edit gambar seperti TextArt atau PhotoPaint,  termasuk OS Android itu sendiri mengalami update. Memang sih masih bisa multitasking, tapi performa smartphone baik saat gaming maupun secara keseluruhan menyebabkan penggunaannya terbatas.

Ketika processor smartphone berkolaborasi dengan RAM besar, akan semakin tinggi performanya saat menjalankan game dan semakin baik kemampuan smartphone "melompat" atau "berpindah" ke aplikasi lainnya yang dijalankan pada saat yang sama.

Statement ini juga dinyatakan oleh Visal Kara (Head of Product Piriform - vendor pembuat CC Cleaner) kepada Digital Trends :

Aplikasi-aplikasi atau game yang dijalankan di smartphone akan dimuat di RAM. Selama aplikasi dan game tersebut ada di RAM, anda bisa kembali ke aplikasi tersebut meskipun anda sempat meninggalkannya. RAM juga memungkinkan aplikasi dijalankan secara background khususnya aplikasi yang sering dioperasikan di ponsel. Itu sebabnya mengapa RAM sangat penting untuk multitasking. Semakin besar RAM, semakin baik kemampuannya menjalankan banyak aplikasi.

Baca Juga : Daftar HP Kamera Yang Bagus

Cari HP Berdaya Besar Agar Bisa Gaming dan Multi Media Lebih Lama

Spesifikasi berikutnya yang menurut saya sangat penting diperhatikan sebelum ponsel yang akan dipakai untuk gaming yaitu baterai. Di masa lalu, baterai tidak menjadi fokus perhatian produsen karena trend saat itu lebih kepada desain.

Tapi sekarang sudah berbeda. Dengan begitu banyaknya aplikasi-aplikasi yang ada saat ini dipasang di smartphone tentunya penggunaan baterai jadi terbagi. Apalagi aplikasi-aplikasi permainan yang berbasis online, penggunaannya begitu menguras daya. Lho emang ada ya pengaruh koneksi internet dengan baterai ?Menurut saya sih ada.

Faktanya, ketika hp bekerja saat mencari koneksi internet saat itu pula baterai dipakai. Tidak jarang ponsel menjadi panas akibat ponsel terus berupaya terkoneksi dengan internet yang sinyalnya tidak bagus. Kondisi ini akan semakin memperburuk keadaan saat main game dengan koneksi internet yang hilang timbul.

Saya sering melihat teman-teman saya dulunya beberapa kali ganti hp karena kondisi baterai yang terus merosot ketahanannya. Setelah membaca sejumlah artikel mengenai gadget dan baterainya, saya punya prinsip lebih mengutamakan baterai 3000 mAH ke atas dengan desain ponsel standar daripada desain bagus tapi baterainya mengkhawatirkan. Bukan apa-apa, selain urusan gaming saya juga menggunakan internet untuk menyelesaikan tugas-tugas pekerjaan. Itu sebabnya saya cukup jarang mengganti ponsel. Apalagi hobby saya bermain game dan pekerjaan saya yang cukup mobile untuk mendokumentasikan kegiatan lapangan memang butuh baterai hp yang tidak mudah nge-drop.

Pilih Smartphone Gaming Yang Punya Ruang Penyimpanan Besar

hp asus terbaik ram 3gb, 4gb, 6gb
Agar Tidak Memberatkan, HP Terbaik Buat Gaming Sebaiknya Punya Ruang Penyimpanan Besar (Ilustrasi : TeknoPlug)

Selain chipset dan RAM, ruang penyimpanan adalah salah satu spesifikasi yang cukup penting untuk sebuah smartphone gaming. Oleh produsen-produsen ponsel kekinian, ruang penyimpanan menjadi spesifikasi mewah yang bisa diperoleh dengan mudah.

Sebagai gamer lawas yang dulunya senang main game PC, saya sering bermasalah dengan ruang penyimpanan. Setelah bertanya dengan seorang teman yang juga doyan mengotak-atik "jeroan" perangkat, barulah saya tahu kalau ruang penyimpanan punya tugas yang cukup diperhitungkan, yaitu untuk menyimpan file baik file aplikasi itu sendiri, file update, dan software-software mewah lainnya. Termasuk misalnya bila ingin menyimpan video dan gambar.

Hal ini juga berlaku untuk ponsel gaming. Bila 5-8 tahun lalu penyimpanan sebesar 8GB sudah cukup gahar yang untuk mendapatkannya harus berpikir panjang mengingat harganya bikin keringat dingin, sekarang penyimpanan 64GB, 128GB, 256GB bahkan SD Card seluas 1-2TB (terrabit) jadi spek mewah yanh bisa dengan gampang diperoleh, meskipun tentunya harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit.

Semakin besar ruang penyimpanannya, smartphone jadi lebih bernapas lega dan pengguna tidak perlu ragu menyimpan file apa saja, termasuk gaming berikut file updatenya. Tidak jarang aplikasi melakukan update secara otomatis, dan tiba-tiba hp menjadi terasa berat saat dioperasikan. Apakah aplikasinya salah ? Kemungkinan besar bukan, karena update adalah hal yang biasa dilakukan vendor. Apalagi melakukan perbaikan bug dan peningkatan fitur adalah salah satu "bukti" pihak ketiga untuk membuat pengguna smartphone khususnya gamer tetap merasa nyaman dan "terbarukan".

Yang perlu diketahui sebelum memilih ponsel yang kelayakannya diperhitungkan untuk menjalankan game-game menengah keatas ala milenium adalah jenis penyimpanannya. Memori penyimpanan yang disediakan oleh produsen perangkat ada yang berupa internal storage, phone storage, serta eksternal storage seperti chip SD Card. Beberapa vendor bahkan ada sudah menyediakan ketiganya dalam satu smartphone.

Internal storage biasanya hanya menjadi ruang penyimpanan untuk aplikasi terinstal, meskipun smartphone milenium sekarang juga sudah ada yang bisa menampung file video, musik atau gambar. Sementara memori ponsel bisa digunakan untuk menyimpan berbagai file, baik file instalasi aplikasi dan game, maupun file-file non aplikasi seperti musik, foto selfie, maupun video Youtube. Eksternal storage yang berupa kartu chip, biasanya bisa menyimpan semua file tapi tidak berupa file instalasi.

Barang bagus, biasanya harga pasti ikut "bagus". Terbayang dibenak saya puluhan lembar uang merah rupiah yang harus saya tukar dengan smartphone gaming impian. Tapi itu tidak masalah, toh uang bisa dicari selama spesifikasi ponselnya cocok untuk memenuhi kebutuhan sekaligus keinginan saya. 

Sambil mengatur strategi keuangan agar tidak mengganggu pos-pos yang sudah ditentukan setiap bulan, saya juga tetap menjaga mimpi dan keyakinan bahwa suatu saat saya akan memiliki sebuah perangkat kaya fitur berspesifikasi mewah.

Dari sejumlah hasil pencarian baik lewat Google maupun situs toko online, ada satu produk yang menurut saya cukup bisa mewujudkan mimpi saya suatu saat. Saya yakin para gamer milenial khususnya Indonesian mobile gamer, baik yang cuma sekedar memuaskan dahaga bermain game atau bahkan gamer profesional yang sering ikut kompetisi gaming atau e-sport bakal kepincut. Yang pasti, harganya menurut saya sangat terjangkau untuk ukuran ponsel gaming yang multi fungsi dan multi fitur khas gaya milenium.

Emang ada ya, hp canggih spek fantastis buat gaming tapi ekonomis ? Jawabnya, "Ada !". Bukan ASUS namanya kalau tidak menghasilkan produk-produk keren yang visioner namun terjangkau untuk produk-produk technology minded berkelas. Zenfone Max Pro M1 bakalan jadi solusi buat para gamer yang bermasalah dengan lag, overheated, dan pengguna ponsel yang menginginkan keademan dan kelancaran selama bermain game sekaligus juga bisa berfoto-foto bahkan bermultimedia. 

Zenfone Max Pro M1, Ponsel Canggih Nan Nyaman Untuk Limitless Gaming Tanpa Lag


smartphone terbaik buat gaming zenfone max pro m1


Kenyamanan merupakan aspek terbesar yang sangat berpengaruh bagi pengguna ponsel kekinian. Baik untuk bisnis, multimedia, filming atau fotografi, perangkat haruslah didukung jeroan yang tangguh dan siap tempur. Apalagi untuk mengoperasikan aplikasi permainan secara mobile.

Jangankan para gamer yang berkecimpung dalam dunia e-sport, saya yang "cuma doyan" dan "iseng" saja sangat membutuhkan perangkat dengan spesifikasi mumpuni menjadi prioritas agar bisa memenangkan kompetisi, selain tentu saja taktik, skill, dan juga koneksi internet. Ya, koneksi internet turut mempengaruhi lancar tidaknya bermain game secara online. 

Trend olahraga digital aka e-sport sudah diantisipasi oleh ASUS lewat ponsel-ponsel canggih besutan produsen perangkat terkemuka asal Taiwan ini. Salah satunya dari keluarga Zenfone, yaitu Zenfone Max Pro M1. Ponsel yang dirilis tahun 2018 ini merupakan ponsel ASUS pertama yang menyematkan chipset Snapdragon 636. Bukan sekedar ponsel gaming, Zenfone Max Pro M1 mengusung tema Limitles Gaming alias Gaming Tanpa Batas

So, buat para maniak game-game mobile yang medieval menjurus hardcore, ponsel keren yang satu ini sangat pantas untuk diperhitungkan sebagai perangkat mobile canggih untuk mendapatkan kenyamanan memenangkan permainan di dunia digital baik untuk berkompetisi secara pro maupun untuk sekedar pemuas dahaga mendapatkan sensasi bermain game.

Tapi, seperti apa sih ASUS Zenfone Max Pro M1 ini ?

Menurut saya, fitur-fitur dan teknologi berikut ini menjadi keunggulan utama yang dihadirkan oleh sebuah benda canggih bernama Zenfone Max Pro M1. Berikut ini adalah pandangan dan ulasan saya mengenai Zenfone Max Pro M1 beserta fitur-fitur menarik didalamnya.

Performa Gaming Lebih Bertenaga Dan Lebih Kencang

hasil benchmark Zenfone Max Pro M1

Benchmark ASUS Zenfone Max Pro M1 (sumber : teknoreview.com)

Teknologi processor merupakan ukuran utama seperti apa performa sebuah smartphone untuk gaming. Dari sisi dukungan terhadap performa, Snapdragon Qualcomm merupakan chipset ponsel yang sangat diperhitungkan termasuk untuk menjalankan aplikasi game. Zenfone Max Pro M1 merupakan smartphone ASUS pertama yang mengusung Snapdragon 636 sebagai chipsetnya. 

Dengan konstruksi pemrosesan 14nm Snapdragon memberikan performa dan ketahanan yang lebih unggul dibandingkan pendahulunya. Perbedaan utama Zenfone Max Pro M1 dibandingkan ponsel pendahulunya yaitu teknologi interface yang sudah pure Android, tidak lagi menggunakan ZenUI.

Kolaborasi OS Android Oreo, Snapdragon 636, CPU Kryo Octa-Core, GPU Adreno dan RAM Besar


Kelebihan utama Zenfone Max Pro M1 menurut saya terletak pada ketangguhannya yang powerful. Alasannya ? Karena adanya kolaborasi antara chipset Quallcomm Snapdragon dengan processor CPU Kryo berinti delapan (Kryo 260 Octa-Core (4x 1.8 GHz + 4x 1.6 GHz) serta RAM LPDDR4 dalam platform OS Android terbaru (Android™ 8.1 Oreo™).

Apalagi didukung oleh RAM 3GB, 4GB, dan 6GB ponsel pintar ini jelas menghadirkan kecepatan dan ketangguhan di kelasnya. Berdasarkan Antutu benchmark, performa Zenfone Max Pro M1 1,54 kali lebih bertenaga. Oya, Zenfone Max Pro M1 saat ini memang sudah dirilis dengan berbagai model RAM 3GB, 4GB, dan 6GB. 

geekbench single core dan multi core Zenfone Max Pro m1
Skor Performa Single Core dan Multi Core ASUS Zenfone Max Pro M1 (sumber : gadgetren.com - ilustrasi : TeknoPlug)

Selain pada performanya, Zenfone Max Pro M1 juga punya nilai plus pada daya tahannya yang stabil dan tidak mudah panas. Ponsel lag akibat overheated adalah masalah yang cukup sering dijumpai saat sudah berlama-lama pencat-pencet, tekan, geser dan swipe. "Budaya" lag dan overheated ini akan sangat jarang dijumpai pada ponsel gaming canggih yang satu ini. Zenfone Max Pro M1 memberikan pengalaman gaming yang berbeda, dimana penggunanya tetap nyaman tanpa khawatir perangkatnya panas, lag atau bahkan hang. 

Oya, ada satu lagi nih. Game-game bergrafis tinggi itu seyogyanya membutuhkan dukungan GPU (Graphic Processing Unit) mumpuni. Kondisi yang cukup sering ditemukan, yaitu grafis rendah dimana untuk menyesuaikan game dengan spesifikasi ponsel yang tersedia akan terjadi pengurangan kualitas grafis, misalnya warna yang tidak secerah warna aslinya, atau detil gambar yang seperti patah-patah dan pecah.

Dengan GPU Qualcomm® Adreno™ 509 Zenfone Max Pro M1 menghadirkan grafis yang cukup digdaya saat memainkan game-game dengan grafis tinggi, sebuah keunikan yang jarang terjadi untuk ponsel kelas menengah. Yang pasti, kolaborasi GPU dan CPU di dalam tubuh ponsel pintar ini akan menghasilkan gambar berkualitas tinggi, bukan cuma saat bermain saja tapi juga saat berkamera ria.

hasil benchmark performa core CPU dan GPU Zenfone Max Pro M1
Pengujian Kinerja CPU dan GPU Zenfone Max Pro M1 Snapdragon 636 GPU Adreno (sumber : kotakgame.com)

Kelebihan lain hasil kolaborasi "jeroan gadget" didalam ASUS Zenfone Max Pro M1 ini adalah kemampuan multitaskingnya yang diatas rata-rata. Dengan RAM yang tersedia (3GB, 4GB, dan 6GB) dalam perpaduan tersebut pengguna tidak perlu khawatir untuk melompat dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.

Ketangguhan performa seperti inilah yang selalu saya idam-idamkan, dan selalu saya camkan dalam memory ingatan ketika pada akhirnya saya memang harus mengganti ponsel saya.

Baterai Lebih Lama, Main Game Dan Social Media Bisa Seharian

baterai Zenfone Max Pro M1 tahan lebih lama
Baterai 5000 mAH jaminan gaming tahan seharian (sumber : ASUS - Ilustrasi :TeknoPlug)

Baterai berkapasitas besar merupakan salah satu terobosan yang diantisipasi oleh pabrikan gadget asal Taiwan seiring dengan berkembangnya penggunaan smartphone sebagai perangkat multi guna. Hal ini cukup beralasan karena setiap aplikasi yang dijalankan di ponsel pasti akan menguras daya apalagi bila ada aplikasi yang berjalan secara background. Khususnya penggunaan smartphone untuk bermain game pasti akan  semakin membuat ponsel menjadi boros. Melihat anak-anak sekolahan sampai rela bergantian menggunakan power bank adalah pemandangan yang cukup biasa buat saya. Ada juga yang rela berdiri main hp sambil mengecas di warung kopi.

Tapi bila menggunakan Zenfone Max Pro M1 pemandangan itu pasti bakal cuma cerita masa lalu, karena ASUS menanamkan baterai berdaya besar 5000 mAh untuk mendukung pengguna betah berlama-lama mengoperasikan ponselnya untuk apa saja meskipun tidak lagi menyematkan Power Master.


uji coba lama baterai saat browsing di Zenfone Max Pro M1
Hasil Pengujian Baterai di Zenfone Max Pro M1 (sumber : gadgetren.com)

hasil pengujian baterai ASUS Zenfone MAx Pro M1 saat bermain game
Hasil Pengujian Lama Baterai Saat Bermain Game di Zenfone Max Pro M1 (sumber : gadgetren.com)

Memang pada Zenfone Max Pro terbaru ini tidak menggunakan teknologi pengisian cepat (fast charging), tapi dengan kapasitas baterai sebesar itu main game bisa sampai seharian lebih! Pengisian daya pada ponsel yang core processornya hasil kustomisasi Cortex A73 dan Cortex A53 ini sendiri membutuhkan waktu setidaknya 1 jam 11 menit untuk mencapai 60 persen (sekitar 3000 mAh) dan 2 jam 42 menit agar mencapai 100 persen. Faktanya, seorang teman bahkan sampai telat makan karena baterainya belum habis-habis selama 8 jam non stop main PUBG ! Gila aja.

Ini semakin menguatkan minat saya terhadap Zenfone Max Pro M1, apalagi setiap kali searching info-info gadget terbaru kapasitas baterai adalah salah satu spesifikasi yang menjadi prioritas saya. Pastinya saya tidak perlu lagi khawatir kalau sedang mengambil dokumentasi foto atau merekam video saat survey di lapangan, lha wong main game saja tahan sampai besok pagi apalagi kalau cuma jeprat-jepret dan recording.

Layar Luas Dengan Visualisasi Lebih Terang, Lebih Besar, dan Lebih Jernih

Zenfone Max Pro M1 punya layar lebih luas dan jernih
Layar Zenfone Max Pro M1 (Sumber : ASUS - Ilustrasi : TeknoPlug)

ASUS juga tidak ketinggalan dalam hal teknologi visual. Terobosan ASUS dari aspek visual adalah menyediakan layar yang lebih luas berkualitas Full HD. Ini karena bezelnya diminimalisir (aspek rasio layar dan body mencapai 18:9).

Zenfone Max Pro M1 semakin terkesan mewah. Kenapa saya katakan demikian ? Karena objek yang terlintas oleh sorotan layar terlihat lebih besar, lebih cerah, dan lebih jernih. Layar berteknologi IPS Full HD dengan display 2160 x 1080 ini punya kejernihan hingga 450 knits dan perbandingan kontras mencapai 1500 : 1.

Buat pengguna ponsel pintar yang sering mengeluhkan layar yang terkesan minimalis entah itu karena bodinya kecil atau karena bezelnya lebih besar pasti akan sumringah. Melototin musuh sambil mengeker sasaran jadi lebih mudah saat main PUBG Mobile di smartphone berlayar 6 inchi. Kalau buat saya, bezel besar atau kecil punya keuntungan masing-masing. Saya sih tidak punya masalah dengan itu (bezel). Yang pasti, memiliki sebuah smartphone berlayar jernih Full HD adalah sebuah keistimewaan.

Dual Camera Hasilkan Foto Keren dan Berkualitas

Zenfone Max Pro M1 Dengan Dual Camera 16 MP Hasilkan Foto Berkualitas (sumber : ASUS - Ilustrasi : TeknoPlug)

Beli smartphone gaming berbonus dual camera itu ibarat sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui. Pepatah ini cukup relevan dialamatkan pada gamer yang juga doyan fotografi, termasuk saya. Menurut saya, ASUS cukup jenius menyematkan kamera berkualitas tinggi pada smartphone yang ditujukan untuk menjajal kemampuan mengolah strategi dan teknik selama berkompetisi.

ASUS menyematkan teknologi dual camera yang berbeda pada setiap versi RAM Zenfone Max Pro M1 yang dirilis. Pilihan itu antara lain camera dual 16MP/5MP dan 13MP/5MP dengan kamera selfie 8MP dan 16 MP (tersedia untuk versi RAM 6GB).

Beberapa fitur yang menarik dari teknologi kamera dual pada Zenfone Max Pro M1 ini antara lain fitur bokeh, yang pastinya akan membuat kesan ponsel berbaterai besar tapi kualitas kamera rendah akan segera punah. Dengan dual camera, pengguna bisa mengambil gambar fokus dengan background blur yang hampir-hampir mirip kamera DLSR, sesuatu yang tidak dimiliki kamera saya saat ini. Itu sebabnya saya terkesan cukup kaku mengambil foto objek berkualitas apalagi objek bergerak.

Selain fitur bokeh yang menghasilkan karya fotografi yang tajam dan jernih, penyematan teknologi sensor beresolusi tinggi dengan wide camera membuat pengambilan gambar jadi lebih jelas. Khususnya pada kamera depan ada fitur keren bernama beautification sehingga saat berselfie ria wajah terlihat kinclong tanpa butir-butir jerawat yang sering bikin gamer cewek minder dan ogah memasang foto profil di akun jejaring sosialnya.

Uniknya, ASUS menyematkan sejumlah fitur fotografi yang berbeda. Contohnya untuk kamera belakang dual kamera, main rear camera 13/16MP dengan LED Flash ini memiliki fitur-fitur keren seperti Effects, Redeye Reduction, Beauty Shot, Continuous Shot, Scene Mode dan Portrait Mode. Sementara second rear camera-nya punya fitur Portrait Mode For Depth Sensing. Kamera depan yang punya Softlight LED Flash juga mengalami hal serupa.

Bukan cuma fotografi, merekam video lewat Zenfone Max Pro M1 hasilnya tidak akan mengecewakan, karena teknologi 4K yang kualitasnya diatas FHD. Buat saya, ponsel gaming yang dilengkapi kamera video 4K jelas akan masuk dalam 5 daftar benda kesayangan yang "wajib" saya rawat. Apalagi belakangan ini pekerjaan saya mengharuskan adanya video dokumenter untuk bahan kajian sekaligus media sosialisasi. Kamera yang saya miliki sekarang masih HD, yang kualitasnya dibawah FHD dan jauh dibawah resolusi 4kUHD.

Baca Juga :


Menyimpan File Besar Lebih Aman Dengan Ruang Lapang

Seperti yang saya katakan, ruang penyimpanan adalah spesifikasi wajib yang harus dimiliki oleh perangkat gaming mobile agar pengguna tidak khawatir ketika menyimpan file-file besar khususnya aplikasi yang terupdate secara otomatis.

ASUS menyediakan berbagai pilihan ruang penyimpanan sesuai RAM, antara lain RAM 3GB untuk 32GB ROM, RAM 4GB dan 6GB untuk penyimpanan 64GB.

Desain Kekinian Dan Kokoh


Untuk pekerja lapangan sekaligus penyuka game nomaden seperti saya, pastinya membutuhkan sebuah perangkat yang aman dan nyaman untuk dibawa kemana saja dan untuk ngapain aja.

Desain kokoh dan kekinian menjadi ciri khas ponsel gaming milenium ala ASUS. Kekokohan itu ternyatakan lewat body yang dibalut metal berukuran 6 inchi dan tipis, pas ditangan dan disaku. Memang sih dengan berat mencapai 180 gram bagi sebagian orang akan terasa berat. Tapi menurut saya itu hal yang wajar, mengingat casing metal yang membalutnya serta baterai besar yang ditanamkan di dalamnya. Dan bagi saya tidak berat-berat amat untuk ditaruh dikantong celana.

Audio Jernih dan Tajam Memuaskan

Selain keunggulan-keunggulan di atas, Zenfone Max Pro M1 juga sejumlah fitur pendukung yang mewakili sebuah perangkat yang menurut saya sempurna sebagai alat komunikasi, hiburan, hingga gaming kelas atas. Yang terbaru, ASUS menyematkan teknologi audio dengan loudspeaker menggelegar yang didalamnya terdapat 5 magnet, dibarengi pula dengan teknologi NXP sebagai pusat amplifier yang bisa mengatur distorsi jadi lebih rendah.

Teknologi audio Zenfone Max Pro M1 juga dibubuhi fitur MaxBox yang semakin menambah keseruan saat main game ataupun ketika rame-rame nonton Youtube tanpa harus menambah kabel atau baterai. Suara yang dihasilkan lewat kombinasi NXP amplifier dan MaxBox ini bisa ditingkatkan hingga 200 persen dan 41 persen lebih keras.

Spesifikasi Zenfone Max Pro M1

HP ASUS Zenfone Max Pro M1 Gaming Tersedia dalam 3 Varian RAM
HP yang dirilis 2018 tepatnya Mei lalu ini awalnya varian 3GB, dan sekarang sudah cukup mudah didapatkan. Uniknya, sejak pertama kali dirilis Zenfone Max Pro M1 terus diupdate dan mengalami peningkatan khususnya antara lain pada bug untuk mengoperasikan sejumlah aplikasi. 

Berikut ini adalah spesifikasi ASUS Zenfone Max Pro M1 3GB dan ASUS Zenfone Max Pro M1 4GB yang bisa didapatkan secara online di Lazada atau Blibli.
  • Teknologi Jaringan : GSM/HSPA/LTE
  • Rilis : Mei 2018
  • Dimensi : 6,26 x 2,99 x 0,33 inchi
  • Berat : 180 gr
  • Layar : IPS LCD capacitive touchscreen 1080 x 2160 pixel 404 ppi
  • Platform OS : Android 8.1 Oreo
  • Chipset : Qualcomm SDM636 Snapdragon (14nm)
  • CPU : Octa-core 1,8 GHz Kryo 260
  • GPU : Adreno 509
  • Memori Internal : 64 GB (RAM 4GB/6GB), 32 GB (RAM 3GB) dengan slot MicroSD hingga 512 GB
  • Kamera Belakang : Dual 13MP/5MP (untuk RAM 3GB), 16MP/5MP
  • Kamera Depan : 8 MP, 16 MP (untuk RAM 6GB)
  • Baterai : Non-removable 5000 mAh
  • Stand-by Up to 840 h (3G)
  • Talk time Up to 42 h (3G)
  • Harga : 2 jutaan hingga 4 jutaan (tergantung RAM)
Buat mobile gamer Indonesia yang menginginkan perangkat gaming canggih yang juga oke buat multimedia dan fotografi ini, tersedia varian RAM 3GB (32GB ROM) dan 4GB (64GB ROM). 

Main Game Tidak Perlu Mahal, Zenfone Max Pro M1 Ponsel Gaming Canggih Paling Recommended Dan Terjangkau

harga dan spesifikasi Zenfone Max Pro M1
Spesifikasi Zenfone Max Pro M1

Bagi saya, smartphone canggih yang lengkap berperforma mumpuni yang nyaris tanpa minus dan dilepas seharga 2 jutaan hingga 4 jutaan (tergantung RAM dan ROM) adalah perangkat sensasional. Pastinya, sekali lagi ASUS akan semakin akrab dengan predikat inovator terbaik penyedia perangkat canggih berkualitas harga ekonomis di kelasnya, lewat hp gaming 2 jutaan hingga 4 jutaan pada Zenfone Max Pro M1.

Video berikut ini bisa menjadi pencerahan tentang kelebihan Zenfone Max Pro M1.



Sejatinya, ponsel-ponsel gaming high-end cukup sulit didapatkan untuk pengguna berkantong tipis. Alhasil, kebebasan memainkan game-game menantang level dewa menjadi sangat terbatas. Tapi anggapan itu terpatahkan lewat ASUS Zenfone Max Pro M1 yang sebenarnya merupakan mid-level namun spesifikasi nya tergolong sempurna dengan harga terjangkau untuk semua kalangan. So, kenapa juga mesti membatasi diri ketika ada perangkat mewah yang menawarkan sejuta sensasi gaming tanpa batas dalam ASUS Zenfone Max Pro M1.

Baca Juga :

Labels: Smartphone, Teknofocus

Thanks for reading Bosen Ngelag ? ZenFone Max Pro M1 Smartphone Sempurna Untuk Gaming Tanpa Batas. Please share...!

2 Comment for "Bosen Ngelag ? ZenFone Max Pro M1 Smartphone Sempurna Untuk Gaming Tanpa Batas"

saya udah pernah nyoba main PUBG di zenfone max pro m1 teman saya, keren lah pokoknya. gak nge-lag, udah gitu swipe-nya juga lancar.

Kalau melihat spesifikasinya, jelas Zenfone Max Pro M1 ini smartphone terbaik buat gaming yang harganya ekonomis.

Back To Top